Fasilitator Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia di Bitung, Laode Hardiani mengatakan, Forum Awak Kapal Perikanan Bitung ini berfungsi sebagai pusat informasi dan memberi rujukan kasus-kasus kerja paksa dan perdagangan orang yang terjadi di kapal dalam negeri dan luar negeri.
“Forum bersama awak kapal perikanan untuk mengurangi dan mencegah terjadinya indikasi kerja paksa dan perdagangan orang untuk terciptanya bisnis yang berkeadilan,” kata Laode.
Hasil assessment DFW-Indonesia dan Yayasan Plan Internasional Indonesia di Bitung terdapat beberapa kejadian awak kapal perikanan yang bekerja di luar negeri mengalami perlakukan yang tidak mengenakan seperti penipuan, penahanan dokumen kerja seperti paspor dan KTP dan dipindahkan di tengah laut.
“Ini indikasi perdagangan orang yang perlu ditelusuri oleh aparat penegak hokum,” kata Laode.
Sementara itu, Koordinator Nasional DFW Indonesia, Moh Abdi Suhufan mengatakan, pelindungan awak kapal perikanan mestinya menjadi perhatian pemerintah dan pengusaha.
“Awak kapal perikanan adalah asset sehingga pengusaha mestinya memberikan pelindungan maksimal dari aspek ketenagakerjaan, kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan,” ujar Abdi.
Pembentukan Forum Bersama bermakna penting agar kesadaran awak kapal perikanan bisa tumbuh dan menyadari hak dan kewajibannya ketika bekerja di kapal perikanan.*





Komentar tentang post