Biasanya, bila melihat babirusa dalam kelompok kecil, ini adalah kawanan dengan seekor betina sebagai pemimpinnya atau matriarchal group.
Dalam kelompok kecil ini terdapat ikatan yang kuat, sehingga mampu mempertahankan diri dari predator.
Perilaku lain yang dapat diamati bila terjadi perkelahian sesama babirusa jantan. Biasanya perkelahian ini untuk memperebutkan betina. Perkelahian babirusa jantan untuk menarik perhatian betina.
Menurut Mustari, babirusa menyukai jenis umbi-umbian seperti kilo, tunas globa dan rebung. Makanan lainnya jamur dan buah-buahan seperti dongi (Dillenia serrata, D. ochreata, D. celebica), rao (Dracontomelon rao dan D. mangiferum).
Kadangkala, menurut Mustari, babirusa terlihat mengais pohon-pohon tumbang yang telah membusuk, kemungkinan untuk mendapatkan sumber protein hewani berupa ulat atau cacing.
Makanan utama babirusa adalah berbagai jenis buah (frugivorous). Namun satwa ini juga mengonsumsi daun, rumput, bahan-bahan dari satwa di antaranya reptil kecil, ikan, burung dan serangga dalam jumlah yang kecil.
Salah satu makanan kesukaan babirusa adalah buah pangi, Pangium edule.
Terdapat 3 jenis satwa babirusa yang tersebar di Pulau Sulawesi dan pulau-pulau kecil.
Babirusa Sulawesi (Babyrousa celebensis) sebarannya berada di Pulau Sulawesi, Babirusa Togean (Babyrousa togeanensis) menyebar di beberapa pulau di Kepulauan Togean, serta Babirusa Maluku (Babyrousa babyrussa).





Komentar tentang post