Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peristiwa Upwelling Ekstrem Laut Alor Dapat Menjadi Daya Tarik Wisata Ilmiah Berbasis Konservasi

redaksi
1 November 2025
Kategori : Berita, Konservasi
0
Peristiwa Upwelling Ekstrem Laut Alor Dapat Menjadi Daya Tarik Wisata Ilmiah Berbasis Konservasi

Kejadian langka peristiwa upwelling ekstrem (Extreme Upwelling Event) di Laut Alor dapat dikembangkan untuk wisatawan, seperti mengamati lumba-lumba dari bibir pantai atau tubir, tanpa harus menggunakan perahu yang dapat mengganggu tingkah laku biota tersebut. FOTO: BRIN

Darilaut –  Peristiwa Upwelling Ekstrem (Extreme Upwelling Event) di Laut Alor dapat menjadi daya tarik wisata ilmiah berbasis konservasi.

Selain dampak ekologis, fenomena laut yang tak biasa terjadi di perairan Selat Mulut Kumbang, Alor Kecil, Nusa Tenggara Timur tersebut, memiliki potensi ekonomi dan wisata yang besar.

Kejadian langka ini dapat dikembangkan untuk wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena alam luar biasa tanpa merusak lingkungan, sehingga dapat berkelanjutan.

“Masyarakat dapat mengamati lumba-lumba dari bibir pantai atau tubir, tanpa harus menggunakan perahu yang dapat mengganggu tingkah laku biota tersebut,” kata Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Sistem Biota Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Achmad Sahri.

Dalam waktu kurang dari satu jam, suhu air laut di kawasan tropis tersebut tiba-tiba turun dari rata-rata sekitar 28°C  mencapai titik minimum sampai 12°C.

Peristiwa ekstrem ini dikenal sebagai Extreme Upwelling Event (EUE). Fenomena ini menjadi kejadian pertama yang tercatat di dunia, dan kini menjadi fokus penelitian para ahli oseanografi di Indonesia, terutama dari Universitas Diponegoro dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama mitra lainnya.

Menurut Sahri, EUE merupakan peristiwa naiknya massa air laut yang sangat dingin dari lapisan dalam menuju permukaan secara tiba-tiba.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINDr. Achmad SahriExtreme Upwelling EventFPIK UndipLumba-lumbaMamalia lautNusa Tenggara TimurProf. Anindya Wirasatriya
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 98W Berada di Dekat Kepulauan Yap

Next Post

Badai Tropis Kalmaegi Terbentuk di Utara Teluk Cendrawasih Papua

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Badai Tropis Kalmaegi Terbentuk di Utara Teluk Cendrawasih Papua

Badai Tropis Kalmaegi Terbentuk di Utara Teluk Cendrawasih Papua

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Sangihe Not For Sale, Melawan Perusahaan Tambang Melalui Film Dokumenter

Lebah Menghadapi Kepunahan Global

5 Nelayan Deli Serdang Terdampar di Malaysia

TNI Angkatan Laut Tangkap Dua Kapal Nelayan Bawa 50 Kilogram Narkoba

Hasil Penyelidikan 2012, Sangat Tinggi Likuefaksi di Palu

Januari 2026 Nilai Tukar Petani Provinsi Gorontalo Turun 4,05 Persen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.