Darilaut – Hujan berintensitas sedang hingga lebat pekan lalu telah memicu terjadinya tanah longsor di beberapa daerah.
Di Kelurahan Negeri Passo dan Desa Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Provinsi Maluku, tanah longsor pada Sabtu (21/6) mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga Kepala Keluarga (KK) terdampak.
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tanah longsor ini membawa material pohon tumbang dan menimpa rumah korban, serta mengancam bangunan milik 32 KK lainnya di permukiman tersebut.
BPBD Kota Ambon telah melakukan upaya penanganan darurat di lokasi terdampak dengan mengevakuasi keluarga serta mendistribusikan bantuan logistik dan peralatan untuk mendukung penanganan darurat, seperti terpal, sekop, gerobak, dan karung.
Di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor di beberapa titik, pada Sabtu (21/6).
Lokasi terdampak berada di Kelurahan Sasa, Gambesi, Tabona (Kecamatan Ternate Selatan) dan Kelurahan Tanah Masjid di Kecamatan Ternate Tengah.
Akibat kejadian ini sebanyak 12 kepala keluarga sempat mengungsi. Empat kepala keluarga mengungsi di Kantor Basarnas dan delapan kepala keluarga lainnya mengungsi mandiri ke rumah kerabat. Pada hari Minggu (22/6) pengungsi di Kantor Basarnas sudah kembali ke rumah masing-masing.




