Pertemuan tersebut diadakan pada saat yang disebut Andersen sebagai saat yang “kritis” bagi planet ini.
Perubahan iklim semakin parah, 1 juta spesies terancam punah, dan polusi masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dini di dunia.
Para menteri, pemimpin bisnis, ilmuwan dan aktivis lingkungan hidup dari seluruh dunia akan mencari solusi terhadap krisis tiga planet ini dalam pembicaraan lima hari, termasuk diskusi tingkat tinggi mengenai pembiayaan dan teknologi.
UNEA juga akan meluangkan satu hari untuk menyoroti pentingnya Perjanjian Lingkungan Hidup Multilateral, serangkaian perjanjian global mengenai lingkungan hidup.
Kegiatan ini akan berlangsung dari 26 Februari hingga 1 Maret 2024 di Nairobi. Selain diskusi tingkat tinggi mengenai keadaan bumi, acara ini juga akan menampilkan 33 acara sampingan dan beberapa acara terkait.
Seluruh pertemuan resmi UNEA akan disiarkan dalam enam bahasa resmi PBB di UN Web TV. Sesi ini juga dapat diikuti di website UNEA-6 dan saluran media sosial UNEP, termasuk YouTube, X (sebelumnya Twitter) dan LinkedIn.
Para pemimpin pemerintah diperkirakan akan membahas 19 rancangan resolusi. Hal ini termasuk seruan kepada negara-negara untuk meningkatkan kualitas udara, mengatasi perubahan iklim, membatasi polusi kimia, melawan penggurunan dan mengakhiri hilangnya keanekaragaman hayati.




