Darilaut – Topan (typhoon) Podul diperkirakan akan mendarat Rabu (13/8) siang ini di Taiwan. Selanjutnya, sistem ini akan melintasi Selat Taiwan dan mendarat untuk kedua kalinya di Guangdong timur atau Fujian selatan, Cina.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Podul terletak 528 km di tenggara Taipei, Taiwan, dan telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 26 km per jam (14 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 10,4 meter (34 kaki), kata JTWC.
Saat sistem mendekati Taiwan, lintasan kemungkinan besar akan menunjukkan gerakan yang tidak menentu, dengan pembelokan baik ke kanan maupun ke kiri dari keseluruhan lintasan, serta perlambatan yang signifikan.
Besarnya pembelokan atau perlambatan lintasan sebagian besar akan bergantung pada lokasi pasti pendaratan di sepanjang pegunungan tengah Taiwan.
Menurut JTWC saat ini lintasan belum dapat diprediksi secara akurat. Setelah sistem ini mencapai daratan, dalam 12 hingga 18 jam ke depan, akan bergerak menuju Selat Taiwan.
JTWC memperkirakan setelah pendaratan di Taiwan dan melewati Selat Taiwan, sistem tidak akan menguat dan diperkirakan akan mendarat sebagai badai tropis di Cina.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) pada Rabu pukul 02.00 waktu setempat, topan Podul berpusat sekitar 340 kilometer timur-tenggara Gaoxiong.




