Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bangladesh Bersiap Menghadapi Badai Siklon Sitrang, Bawa Hujan Lebat dan Angin yang Merusak

redaksi
25 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
Bangladesh Bersiap Menghadapi Badai Siklon Sitrang, Bawa Hujan Lebat dan Angin yang Merusak

Trek lintasan Badai Siklon Sitrang dari Teluk Benggala menuju Bangladesh. GAMBAR: JTWC

Darilaut – Bangladesh bersiap menghadapi Badai Siklon (Cyclonic Storm) Sitrang yang terbentuk di Teluk Benggala. Sistem ini akan mendarat di Bangladesh Senin (24/10) atau Selasa (25/10) pagi dengan membawa hujan lebat dan angin yang merusak.

Sistem mulai berkembang sejak 22 Oktober di dekat di Kepulauan Andaman dan Nicobar. Kemudian membentuk depresi pada 23 Oktober di Teluk Benggala.

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) menginformasikan dalam enam jam terakhir Sitrang terletak 220 km barat daya Chittagong, Bangladesh, dan telah bergerak ke utara-timur laut dengan kecepatan 30 km per jam (16 knot).

Sitrang diperkirakan akan mendarat dalam waktu sekitar tiga jam di tenggara Bangladesh. Kemudian melemah karena interaksi dengan tanah dan peningkatan geseran angin.

“Namun, sistem besar diperkirakan akan menghasilkan hujan lebat di seluruh Bangladesh, termasuk wilayah timur dekat Chittagong dan cox’s bazar,” tulis JTWC.

Badai siklon Sitrang berdampak pada gelombang laut dengan tinggi maksimum 4 meter (13 feet).

Forecasters Internasional dan Ahli Meteorologi Senior AccuWeather, Jason Nicholls, melalui akun Twitter @jnmet Senin (24/10) mengatakan Badai Siklon Sitrang terus bergerak ke utara timur laut dan dapat menjadi badai siklon yang parah sebelum menghantam pesisir Bangladesh, dekat Barisal, Senin malam atau Selasa (25/10) dini hari.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badai SitrangBangladeshJason NichollsJTWCSiklon TropisTeluk Benggala
Bagikan5Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Roslyn Mendarat di Meksiko, Pelestarian Mangrove Mengurangi Dampak Kerusakan

Next Post

Mendarat di Bangladesh Badai Sitrang Menewaskan 9 Orang

Postingan Terkait

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

19 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

19 Juni 2026

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Next Post
Mendarat di Bangladesh Badai Sitrang Menewaskan 9 Orang

Mendarat di Bangladesh Badai Sitrang Menewaskan 9 Orang

Komentar tentang post

TERBARU

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

KLHK Gugat Perusahaan Pembakar Hutan Rp 1,7 Triliun

Butuh Waktu 9 Jam ke Lokasi Kapal Terbakar di Laut Jawa

Banjir Paling Banyak Terjadi di Tahun 2021

Topan Super Ragasa Menjadi Sistem yang Berbahaya, Tinggi Gelombang Laut Capai 14 Meter

Laut Indonesia Jadi Sasaran Pencurian Kapal Ikan Asing

Waspada DBD di Musim Kemarau, Frekuensi Gigitan Nyamuk Akan Meningkat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.