Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

redaksi
19 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Bawang merah. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Wilayah pesisir indentik dengan tanah yang mengandung garam air laut. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kini mengembangkan teknologi bawang merah yang adaptif untuk pertanian pesisir.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Tanaman Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arlyna Budi Pustika, memperkenalkan teknologi true shallot seed (TSS) atau benih botani bawang merah.

Teknologi ini dinilai memiliki prospek besar dalam mendukung sistem produksi bawang merah yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan.

“Selain mengurangi risiko penyebaran penyakit melalui bahan tanam, TSS juga mempermudah distribusi benih dan membuka peluang pengembangan sistem produksi berbasis benih botani,” kata Arlyna seperti dikutip dari Brin.go.id.

Dalam workshop yang digelar di Kota Batu, Jawa Timur, pekan lalu, membahas pengembangan sistem produksi bawang merah, cabai, dan padi yang lebih produktif, efisien, dan adaptif terhadap perubahan iklim, serta berkelanjutan dalam jangka panjang.

Kawasan pesisir menjadi perhatian utama dalam pengembangan sistem pertanian masa depan karena berpotensi besar mendukung produksi pangan nasional.

Namun, wilayah ini menghadapi tantangan seperti salinitas tanah yang tinggi, degradasi lahan, keterbatasan sumber daya, dampak perubahan iklim, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat yang memengaruhi produktivitas pertanian.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Arlyna Budi PustikaBawang MerahBRINPertanian Pesisir
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

Next Post

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Postingan Terkait

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

3 November 2026
Gempa Terasa Lebih Dari 20 Detik, Segera Evakuasi

Tsunami Bencana Paling Mematikan

3 November 2026

Kekuatan Kearifan Lokal Smong dari Pulau Simeulue Aceh, Menyelamatkan Nyawa untuk Mitigasi Bencana Tsunami

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

Next Post
Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Yap

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

TERBARU

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Tsunami Bencana Paling Mematikan

Kekuatan Kearifan Lokal Smong dari Pulau Simeulue Aceh, Menyelamatkan Nyawa untuk Mitigasi Bencana Tsunami

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AmsiNews

REKOMENDASI

Rieny Sulistijowati Raih Guru Besar Pertama di FPIK UNG

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Aplikasi Digital untuk Nelayan Indonesia

Bakamla Menangkap Kapal Ikan Vietnam di Natuna Utara

Topan Roke Melemah Menjadi Badai Tropis Parah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.