Administrator distrik, Narendra Pariyar, mengimbau warga yang tinggal di bantaran Sungai Bhote Koshi di wilayah tersebut untuk segera mencari tempat yang lebih tinggi, menyusul adanya laporan bahwa desa-desa dan lokasi proyek infrastruktur di sekitarnya telah tersapu banjir.
“Kami telah meminta bantuan India dan Tiongkok untuk mendukung upaya penyelamatan ini,” ujar Sasmit Pokharel, juru bicara pemerintah Nepal.
Tanah longsor melanda pos lintas batas Gyirong di sisi Tiongkok, memutus akses jalan, jaringan komunikasi, dan aliran listrik di wilayah Shigatse.
Melansir Xinhua, Presiden Tiongkok Xi Jinping telah memerintahkan upaya maksimal untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang yang hilang setelah tanah longsor di Nepal menyebabkan jatuhnya korban jiwa di pos perbatasan Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada Rabu pagi.

Presiden Xi menyerukan upaya untuk mengevakuasi warga yang berisiko dan memberikan perawatan medis segera bagi korban luka guna meminimalkan jumlah korban.
Instruksi tersebut disampaikan setelah tanah longsor terjadi sekitar pukul 10.30 pagi hari Rabu di wilayah Nepal, yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban dan hilangnya sejumlah orang di pos perbatasan Gyirong, Kabupaten Gyirong.
Xi juga menekankan perlunya memperkuat pemantauan dan peringatan dini, memastikan operasi penyelamatan dilakukan secara ilmiah, serta mewaspadai bencana susulan.




