Setidaknya 25 orang tewas akibat tanah longsor setelah hujan salju lebat di Afghanistan timur pada bulan Februari, sementara sekitar 60 orang tewas dalam serentetan curah hujan selama tiga minggu yang berakhir pada bulan Maret.
PBB tahun lalu memperingatkan bahwa “Afghanistan sedang mengalami perubahan besar dalam kondisi cuaca ekstrem”.
Para ilmuwan mengatakan pola cuaca buruk dipicu oleh pemanasan global.
Setelah dilanda perang selama empat dekade, Afghanistan termasuk di antara negara-negara yang paling tidak siap menghadapi perubahan iklim.
Sumber: ALJAZEERA.COM




