Jumat, Juli 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Banjir Bandang Sinyal Runtuhnya Ekosistem Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan

redaksi
16 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Banjir Bandang Sinyal Runtuhnya Ekosistem Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan

Deforestasi dan rusaknya ekosistem hutan. FOTO: DARILAUT.ID

“Banjir bandang bukan lagi kejadian alam biasa, melainkan sinyal bahwa ekosistem hutan di banyak bentang alam telah berada pada kondisi kritis,” ujarnya, Jumat (13/2).

Deforestasi memang menjadi faktor penting. Alih fungsi lahan, pertambangan, pembalakan, hingga ekspansi pertanian dan perkebunan telah mengubah struktur lanskap hutan secara drastis.

Namun, menurut Hendra, deforestasi hanya menjelaskan apa yang hilang, bukan sepenuhnya menjawab mengapa bencana menjadi semakin cepat, ekstrem, dan destruktif.

Prof. Hendra menjelaskan, kerusakan yang terjadi bersifat sistemik. Hutan bukan sekadar kumpulan pohon, melainkan sistem kompleks yang melibatkan tanah, air, tumbuhan, satwa, mikroorganisme, dan iklim mikro dalam jaringan interaksi yang saling bergantung.

Ketika tekanan berlangsung terus-menerus, daya lenting (resiliensi) sistem melemah hingga akhirnya runtuh (collapse).

Pada tahap ini, menurutnya, fungsi-fungsi ekologis gagal berjalan.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Banjir BandangBRINDeforestasiKrisis EkologisProf. Hendra GunawanRuntuhnya Ekosistem Hutan
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Gezani Berada di Dekat Toliara Madagaskar

Next Post

Bagaimana Runtuhnya Ekosistem Hutan Salah Satu Penyebab Banjir Bandang di Indonesia

Postingan Terkait

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

10 Juli 2026
Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

10 Juli 2026

AMSI Dukung Panduan UNESCO untuk Kompensasi yang Adil bagi Karya Jurnalistik di Era AI

Konsultasi UNESCO, Indonesia komitmen Perjuangkan Kompensasi Karya Jurnalistik yang Dimanfaatkan Platform Digital

Teknik Industri UNG Kembangkan Aplikasi LibQual Analyzer

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

Korban Tewas Akibat Badai Tropis Maysak di Guangxi Bertambah Menjadi 39 Orang

Next Post
Bagaimana Runtuhnya Ekosistem Hutan Salah Satu Penyebab Banjir Bandang di Indonesia

Bagaimana Runtuhnya Ekosistem Hutan Salah Satu Penyebab Banjir Bandang di Indonesia

TERBARU

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

AMSI Dukung Panduan UNESCO untuk Kompensasi yang Adil bagi Karya Jurnalistik di Era AI

Konsultasi UNESCO, Indonesia komitmen Perjuangkan Kompensasi Karya Jurnalistik yang Dimanfaatkan Platform Digital

Teknik Industri UNG Kembangkan Aplikasi LibQual Analyzer

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Baruna Jaya I Survei Batimetri di Palu-Donggala

490 Spesies Tumbuhan Indonesia Terancam Punah

Kapal Tiongkok di Pelabuhan Anggrek Gorontalo Telah Melalui Pemeriksaan Kesehatan

Kapal Tanker MT Sea Rider Kandas di Perairan Pulau Sambu

Banjir dan Tanah Longsor Menewaskan Ratusan Orang di India

Obat Baru Antikanker, P2O LIPI Kerjasama dengan Industri Farmasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.