Bencana banjir ke-4 dalam tiga pekan terakhir, sejak tanggal 20 Juni 2024 yang melanda Gorontalo.
Sebelumnya, banjir terjadi pada Kamis (20/6) di Kelurahan Botupingge, Kelurahan Bugis dan lokasi lainnya di Gorontalo.
Sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo kembali dilanda banjir pada Rabu 26 Juni 2024. Bencana ini terjadi di Kelurahan Bugis dan Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kelurahan Donggala dan Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo Gorontalo.
Pada Rabu (3/7/2024) lokasi di Talumolo kebanjiran. Material tanah, pasir dan batu-batu telah menutup badan Sungai, hingga jembatan kecil. Lonsoran dan material lumpur juga terjadi di Leato Utara yang memutus lalu lintas jalan Trans Sulawesi, tepatnya di kompleks Pelabuhan Gorontalo.
Banjir juga melanda beberapa wilayah seperti di Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan hujan sedang dan lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.
Menurut BMKG, puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia terjadi di bulan Juli dan Agustus 2024. Namun demikian, diketahui hujan masih sering terjadi di banyak wilayah di Indonesia.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan, dalam sepekan ke depan, masih terdapat potensi peningkatan curah hujan secara signifikan di sejumlah wilayah Indonesia.




