Para pejabat di Kota Wajima di Ishikawa mengatakan kebakaran terjadi di pusat kota dan merusak lebih dari 50 toko dan rumah di jalan yang menjadi lokasi pasar pagi.
Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio, mengatakan, tidak mudah mengirimkan Pasukan Bela Diri ke daerah yang terkena bencana karena jalan terputus. Namun para korban yang terjebak di dalam bangunan harus diselamatkan sesegera mungkin karena bangunan berisiko runtuh.
Kishida telah memerintahkan petugas untuk mengirimkan kebutuhan seperti air, makanan, selimut, minyak tanah, bensin, dan bahan bakar minyak melalui udara atau laut karena saat ini sedang musim dingin.
Polisi di kota Himi di Prefektur Toyama mengatakan telah menerima laporan adanya retakan di jalan di beberapa lokasi pada hari Senin.
Seorang pejabat di kotamadya Oyabe, juga di Prefektur Toyama, telah menerima beberapa laporan tentang pipa air yang rusak.
Di daerah yang sudah mengeluarkan peringatan tsunami, warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Pejabat di Kota Nomi di Prefektur Ishikawa mengatakan sekitar 100 orang mengungsi di gedung utama balai kota.
Di Prefektur Yamagata, sekitar 2.000 orang telah dievakuasi ke fasilitas seperti kantor kota setempat.
Perusahaan Tenaga Listrik Hokuriku mengatakan sekitar 33.000 rumah tangga tanpa aliran listrik di Prefektur Ishikawa. Jumlah tersebut mencakup sekitar 10.300 di Kota Wajima, 7.300 di Kota Noto, dan 7.100 di Kota Suzu.




