Melansir The Associated Press, Jepang telah menurunkan peringatan tsunami tingkat tertinggi setelah mengeluarkan peringatan menyusul serangkaian gempa bumi besar pada Senin. Namun penduduk yang bermukim di daerah pesisir belum kembali ke rumah mereka karena gelombang mematikan masih bisa datang.
Lembaga penyiaran publik Jepang NHK TV awalnya memperingatkan bahwa aliran air bisa mencapai ketinggian 5 meter (16,5 kaki).
Jaringan tersebut terus menyiarkan peringatan beberapa jam kemudian ketika gempa susulan mengguncang wilayah tersebut.
Orang-orang yang kembali untuk mengambil dompet dan barang-barang lainnya diketahui hanyut dan tenggelam bahkan beberapa jam setelah peringatan evakuasi pertama. Orang-orang dievakuasi ke stadion, di mana mereka mungkin harus tinggal selama beberapa hari.
Sumber: NHK, Kyodo News dan AP




