Darilaut – Senyawa Polychlorinated Biphenyls telah banyak memakan korban, baik manusia itu sendiri yang terkontaminasi dan ternak unggas. Ribuan orang menderita penyakit tertentu karena senyawa ini.
Untuk itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) menggelar sosialisasi “Bahaya dan Upaya Pengelolaan Senyawa Polychlorinated Biphenyls (PCBs).”
Kegiatan digelar dalam acara Webinar dengan tema “Regulasi dan Pengelolaan Polychlorinated Biphenyls (PCBs) Berwawasan Lingkungan Guna Mitigasi Bahaya Pencemarannya Terhadap Lingkungan dan Manusia” pada Selasa (27/7).
Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, mengatakan PCBs merupakan salah satu jenis bahan pencemar organik yang persisten, bersifat racun, yang masuk dan mencemari lingkungan, serta terakumulasi di dalam rantai makanan.
Senyawa ini, menurut Rosa, sangat berbahaya bagi manusia. Sifatnya akumulatif dalam jangka panjang, dan dapat menyebabkan terjadinya beberapa jenis penyakit degeneratif.
“Di antaranya adalah kanker, hipertensi, diabetes, gangguan sistem reproduksi, penurunan daya tahan tubuh, peningkatan risiko penyakit jantung, dan gangguan sistem saraf,” ujar Rosa, seperti dikutip dari siaran pers KLHK.





Komentar tentang post