Areal penutupan sementara dengan luas keseluruhan 308 ha. Luasan yang tidak bolah ada aktivitas penangkapan gurita tersebut hasil kesepakatan bersama dengan seluruh anggota kelompok dan nelayan setempat.
“Kami melakukan pembukaan pada hari Selasa 30 Desember 2025,” ujarnya.
Cara Menangkap Gurita
Untuk menangkap gurita, nelayan Torosiaje memiliki dua cara. Pertama, menangkap dengan menggunakan kawat atau tampara sambil bergerak di atas batu karang.
Kedua, memancing gurita dari atas perahu. Dengan metode ini nelayan menggunakan dua jenis pancing yang disebut lepas pocong. Bentuknya menyerupai gurita. Pancing lainnya dengan umpan menyerupai kepiting yang dilengkapi kerang.

“Belum beberapa menit menyelam sudah dapat gurita,” kata Fasilitator Japesda di Desa Torosiaje Laut, Ummul Uffia.
Gurita Melimpah
Perikanan gurita berperan penting pada habitat terumbu karang sebagai makhluk hidup yang habitatnya ada di ekosistem perairan dangkal.
Gurita juga menjadi komoditas yang banyak diekspor menembus pasar Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan beberapa negara Eropa seperti Prancis, serta beberapa negara lain seperti Amerika Serikat, Vietnam, Turki, dan Meksiko.
Ummul mengatakan selama 30 hingga 31 Desember 2025, total hasil tangkapan nelayan yang berhasil dikumpulkan mencapai 403,6 kilogram.




