Sabtu, September 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Biaya Kerusakan Akibat Polusi Plastik Akan Meningkat

redaksi
24 Januari 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Sampah Plastik Diubah Jadi BBM

Sampah plastik di pantai. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kebocoran plastik ke lingkungan diperkirakan akan tumbuh 50 persen pada tahun 2040. 

“Biaya kerusakan akibat polusi plastik diperkirakan akan meningkat setinggi kumulatif US$281 triliun antara tahun 2016 dan 2040,” kata Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB (UNEP), Inger Andersen, dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2025, di Davos, Swiss, (23/1).

Sama seperti biaya yang meningkat, kata Inger, begitu pula risiko bagi bisnis. Konsumen, pemegang saham, dan pasar mulai bergerak. 

Menurut Inger, itulah bagian yang menarik. Konsumen akan memilih dengan dolar, euro, dan shilling mereka. Pasar akan bergerak lebih cepat. 

Jadi, bisnis, jangan menunggu. Jangan mengambil risiko tertinggal. Bertindaklah sekarang,” ujarnya.

Inger mengatakan dunia telah sepakat untuk mengakhiri polusi plastik. Semua aktor harus melakukan bagian mereka untuk memenuhi janji ini. 

Bisnis telah terlibat sejak awal dan memiliki peran penting yang berkelanjutan, seperti halnya organisasi non-pemerintah dan kelompok lainnya, kata Inger, bisnis telah menyerukan aturan global. 

“Kita perlu memiliki teks yang mempromosikan, mendorong, dan memastikan pengurangan produksi plastik sekali pakai dan berumur pendek,” kata Inger. 

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Inger AndersenPolusi PlastikWorld Economic Forum
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Memasang Sistem Pemantauan Kapal Mendukung Perikanan Berkelanjutan

Next Post

UNG Buka Prodi Pendidikan Profesi Apoteker dan Profesi Insinyur

Postingan Terkait

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

5 September 2026
Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

4 September 2026

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

Next Post
UNG Buka Prodi Pendidikan Profesi Apoteker dan Profesi Insinyur

UNG Buka Prodi Pendidikan Profesi Apoteker dan Profesi Insinyur

TERBARU

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

AmsiNews

REKOMENDASI

Terumbu Karang di Pulau Una-Una Dalam Kondisi Baik

Januari – Juli 2019, Petugas Gagalkan 39 Kasus Penyelundupan Benih Lobster

3 Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia, 2 Dekat Indonesia

Pameran Pendidikan UNG di Timor Leste Banyak Mendapat Perhatian Calon Mahasiswa

Dinamika Atmosfer Indonesia Masih Dipengaruhi La Nina Lemah

Ini Bukti Virus SARS-CoV-2 Menginfeksi Sel Astrosit di Otak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.