Sabtu, Maret 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Biaya Kerusakan Akibat Polusi Plastik Akan Meningkat

redaksi
24 Januari 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Sampah Plastik Diubah Jadi BBM

Sampah plastik di pantai. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kebocoran plastik ke lingkungan diperkirakan akan tumbuh 50 persen pada tahun 2040. 

“Biaya kerusakan akibat polusi plastik diperkirakan akan meningkat setinggi kumulatif US$281 triliun antara tahun 2016 dan 2040,” kata Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB (UNEP), Inger Andersen, dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2025, di Davos, Swiss, (23/1).

Sama seperti biaya yang meningkat, kata Inger, begitu pula risiko bagi bisnis. Konsumen, pemegang saham, dan pasar mulai bergerak. 

Menurut Inger, itulah bagian yang menarik. Konsumen akan memilih dengan dolar, euro, dan shilling mereka. Pasar akan bergerak lebih cepat. 

Jadi, bisnis, jangan menunggu. Jangan mengambil risiko tertinggal. Bertindaklah sekarang,” ujarnya.

Inger mengatakan dunia telah sepakat untuk mengakhiri polusi plastik. Semua aktor harus melakukan bagian mereka untuk memenuhi janji ini. 

Bisnis telah terlibat sejak awal dan memiliki peran penting yang berkelanjutan, seperti halnya organisasi non-pemerintah dan kelompok lainnya, kata Inger, bisnis telah menyerukan aturan global. 

“Kita perlu memiliki teks yang mempromosikan, mendorong, dan memastikan pengurangan produksi plastik sekali pakai dan berumur pendek,” kata Inger. 

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Inger AndersenPolusi PlastikWorld Economic Forum
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Memasang Sistem Pemantauan Kapal Mendukung Perikanan Berkelanjutan

Next Post

UNG Buka Prodi Pendidikan Profesi Apoteker dan Profesi Insinyur

Postingan Terkait

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

7 Maret 2026
Serangan AS-Israel Terhadap Iran dan Balasan Ancaman Serius Bagi Keamanan Internasional

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

7 Maret 2026

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Hujan Masih Mendominasi Indonesia 6 Hingga 12 Maret

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

Next Post
UNG Buka Prodi Pendidikan Profesi Apoteker dan Profesi Insinyur

UNG Buka Prodi Pendidikan Profesi Apoteker dan Profesi Insinyur

TERBARU

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

AmsiNews

REKOMENDASI

Komoditas Kelapa Perlu Keterlibatan Perguruan Tinggi untuk Riset dan Pengembangan Teknologi

Intensitas Topan Ampil Akan Meningkat di Selatan Tokyo

Habitat Mapping dan Transplantasi Karang Menjelang Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Bali

Topan Danas Akan Mendarat di Zhejiang Hingga Fujian, Cina

Soal Reklamasi, Harus Ada Keberpihakan Bagi Masyarakat Pesisir

Menteri Susi: Masih Marak Penangkapan Ikan dengan Cara Merusak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.