Menurut BMKG 91W didukung oleh aktifnya gelombang MJO, suhu muka air laut yang hangat 29 – 31°C di sekitar sistem, vertical wind shear dalam kategori sedang (15 – 20 knots), dan kelembapan udara yang cukup basah pada lapisan permukaan hingga menengah (700 hPa).
Adapun kondisi yang kurang mendukung pertumbuhan sistem lebih lanjut yaitu vortisitas walaupun sudah mulai mendukung, kata BMKG, namun masih cukup rendah dan belum menunjukkan pola yang terpusat baik pada lapisan permukaan hingga lapisan atas, dan divergensi lapisan atas yang masih lemah.
Prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan intensitas sistem ini diprakirakan meningkat secara perlahan yang ditandai dengan pola sirkulasi yang semakin tertutup dan peningkatan kecepatan angin maksimum yang berkisar sekitar 20-25 knot di sebelah utara sistem dengan pergerakan ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia.
Dalam 48-72 jam ke depan sistem diprediksi akan meningkat secara perlahan ditandai dengan peningkatan kecepatan angin maksimum 25-30 knot terutama di utara sistem serta adanya peningkatan suplai angin (inflow) dari timur laut yang kuat. “Pergerakan ke arah barat laut mendekati Kepulauan Filipina,” kata BMKG.




