Darilaut – Satu orang tewas dan enam luka-luka setelah sebuah kapal tanker minyak meledak di timur Hong Kong pada Sabtu (16/4). Di antara yang terluka, terdapat tiga warga negara Indonesia (WNI) yang terluka parah.
Mengutip Aljazeera.com (16/4) Layanan Penerbangan Pemerintah Hong Kong diberitahu tentang ledakan pada pukul 16:05 (08:05 GMT) di sebuah kapal tanker minyak di perairan 300 km (186 mil) di sebelah timur Hong Kong.
Penyebab ledakan itu tidak jelas pada Sabtu malam, kata seorang juru bicara pemerintah.
Api di kapal tanker minyak padam saat penyelamat tiba, kantor berita AFP mengutip juru bicara itu mengatakan, kapal itu kehilangan mobilitasnya.
Pihak berwenang tidak dapat memastikan apakah ada tumpahan minyak karena jarak pandang yang buruk setelah malam tiba.
Pihak berwenang mengirim sebuah pesawat dan dua helikopter untuk menyelamatkan tujuh anggota awak yang dilaporkan terluka.
Seorang pria tewas saat tim penyelamat tiba di kapal yang terdaftar di Panama, Chuang Yi berbobot 5.547 ton.
Tiga pria Indonesia berusia 30-an terluka parah, termasuk satu dengan luka bakar tingkat dua yang menutupi 30 persen tubuhnya dan yang lainnya dengan luka bakar di wajah.
Dua pria Indonesia lainnya dan seorang pria dari Myanmar, berusia antara 30 dan 40 tahun, mengalami luka ringan seperti laserasi dan luka bakar.





Komentar tentang post