Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan berada di sekitar 1002 hPa.
Sistem saat ini diklasifikasikan sebagai depresi monsun, menurut JTWC, yang umumnya dicirikan oleh sirkulasi siklonik berskala besar—dengan diameter lebih dari 1111 km—serta angin yang menguat di sisi tenggara dan inti yang lemah dengan kecepatan angin rendah.
Citra satelit menunjukkan pusat sirkulasi yang luas, dengan beberapa area perputaran yang terdapat di dalam pusat sirkulasi tingkat rendah tersebut.
Analisis JTWC menunjukkan kondisi yang mendukung perkembangan sistem, dengan geseran angin (wind shear) yang rendah (10 hingga 15 knot), aliran keluar (outflow) tingkat atas yang moderat ke arah ekuator, serta suhu permukaan laut yang hangat (29 hingga 30°C).
Kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan diperkirakan mencapai 45–50 km per jam (23–27 knot).




