Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

redaksi
31 Mei 2026
Kategori : Berita
0
BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Indonesia memiliki kondisi geografis yang berada di jalur Ring of Fire (Cincin Api Pasifik) dan pertemuan lempeng tektonik aktif. Wilayah pesisir berbatasan langsung dengan lempeng megathrust menyimpan potensi gempa yang dapat memicu gelombang tsunami.

Untuk itu, Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) pada Organisasi Riset Kebumian dan Maritim (ORKM) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan PUMMA (Perangkat Ukur Murah untuk Muka Air Laut) atau Inexpensive Device for Sea-Level Measurement (IDSL).

Alat buatan dalam negeri ini ditujukan untuk memperkuat sistem deteksi dini tsunami di Indonesia.

Melansir Brin.go.id, selama enam tahun terakhir, perangkat tersebut telah aktif memantau perairan pesisir Indonesia.

Urgensi pengembangan PUMMA tidak terlepas dari karakteristik geologi Indonesia yang rentan terhadap gempa bumi dan tsunami.

Peneliti Ahli Utama dari Kelompok Riset Volkano Tsunami dan Gelombang Panjang, PRKG BRIN, Semeidi Husrin, menjelaskan bahwa PUMMA, selain untuk tsunami, juga diharapkan dapat disandingkan dengan upaya mitigasi bencana pesisir ramah lingkungan seperti tanaman pantai, tanggul alami dan struktur berbasis material alami lainnya untuk pengelolaan dinamika pesisir dan perlindungan Pantura Jawa.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINPeringatan Dini TsunamiPUMMASemeidi Husrintsunami
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Next Post

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

Postingan Terkait

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

6 September 2026
150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

6 September 2026

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Next Post
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

TERBARU

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Merendam Solok Selatan, Tabalong, Langsa, Banjar dan Bandung Barat

UNG Buka Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berbasis Tes

Siklon 09S Terletak di Selatan Jawa Tengah

Cegah Gagal Panen Rumput Laut, Mahasiswa Undip Ciptakan Alat Penghalau Penyu dan Baronang

Mudik Angkutan Lebaran, Kemenhub Siapkan 113 Kapal Perintis

Proses Pemijahan Ikan Napoleon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.