Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bulan Terlihat Hitam Saat Terjadi Gerhana Matahari

redaksi
2 Mei 2022
Kategori : Berita
0
Bulan Terlihat Hitam Saat Terjadi Gerhana Matahari

Gerhana matahari sebagian di Chili pada Sabtu, 30 April 2022. GAMBAR: TIMEANDDATE.COM

Mengutip Live Science (2/5) gerhana matahari langka pada Sabtu 30 April mengejutkan pemirsa di Antartika, ujung selatan Amerika Selatan, serta Samudra Pasifik dan Atlantik.

Sementara sebagian besar peristiwa terjadi di daerah terpencil, kamera langsung di Bumi dan satelit di luar angkasa memungkinkan orang di seluruh dunia untuk menyaksikan bulan menghalangi sebanyak 64 % Matahari.

Gerhana terjadi selama Bulan Hitam, yang merupakan bulan baru kedua dalam satu bulan.

Ahli Heliofisika C. Alex Young yang juga direktur asosiasi untuk sains di divisi sains heliofisika di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, menyiarkan beberapa tangkapan layar dari streaming langsung timeanddate.com, yang menunjukkan matahari yang indah dan tampak terdistorsi dengan gigitan yang diambil darinya.

Matahari menghasilkan beberapa suar kelas X (sangat kuat) saat perlahan bergerak menuju puncak aktivitas matahari pada tahun 2025.

Gerhana juga terlihat dari luar angkasa melalui satelit bernama GOES-16 (GOES-R saat diluncurkan pada 2016). Satelit memetakan petir, badai hebat, dan aktivitas matahari atas nama National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Gerhana matahari sebagian berikutnya, akan terjadi pada 25 Oktober 2022. Ini akan terlihat dari Eropa, Afrika timur laut, Timur Tengah dan Asia Barat, menurut NASA. Tidak ada gerhana matahari total tahun ini.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Amerika SelatanGerhana MatahariNASANOAASamudra Pasifik
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Langit Bulan Mei, Jupiter dan Mars Makin Dekat

Next Post

Malam Takbiran, Gunung Anak Krakatau Tertutup Kabut

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Malam Takbiran, Gunung Anak Krakatau Tertutup Kabut

Malam Takbiran, Gunung Anak Krakatau Tertutup Kabut

Komentar tentang post

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

DFW-Indonesia dan FAO Kerjasama Tingkatkan Jangkauan Penggunaan E-Logbook

UNG Perkuat Layanan Mahasiswa Internasional Lewat Pendampingan untuk Mahasiswa Timor Leste

Potensi Hujan, Awan Cumulonimbus dan Gelombang Tinggi Pekan Depan

Banjir, Puting Beliung dan Longsor Mendominasi Bencana di Indonesia

Mencari Hari Maleo

Ratusan Personil Lakukan Pencarian Pesawat Sriwijaya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.