Sabtu, Mei 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cara Mengurangi Emisi di Sektor Bangunan dan Konstruksi

redaksi
27 Juni 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Emisi CO2 Dari Sektor Bangunan dan Konstruksi Naik

Ilustrasi. GAMBAR: UNEP

Darilaut – Sektor bangunan dan konstruksi termasuk salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca yang memerangkap panas di dekat permukaan bumi, sehingga menyebabkan pemanasan global dan mendorong perubahan iklim.

Karena itu, sangat penting untuk mengurangi emisi operasional dan emisi yang terkandung dalam bangunannya.

Untuk mengurangi emisi karbon operasional, bangunan harus menjadi lebih efisien, mengurangi jumlah energi yang digunakan untuk hal-hal seperti pemanasan dan pendinginan,” kata Penjabat Kepala Mitigasi Iklim di UNEP, Ruth Coutto.

Hal ini dapat dilakukan melalui penerapan standar kinerja energi yang lebih tinggi untuk bangunan baru, penguatan bangunan yang sudah ada, penggunaan peralatan yang lebih efisien, perencanaan energi yang lebih baik, dan integrasi sistem.

”Penggunaan energi terbarukan untuk pembangkit listrik juga harus ditingkatkan,” ujarnya.

Menurut Coutto, umat ​​​​manusia perlu meningkatkan jumlah pengeluarannya untuk membuat bangunan ramah iklim. Investasi pada struktur dekarbonisasi mencapai US$285 miliar menurut Laporan Status Global untuk Bangunan dan Konstruksi.

Namun angka tersebut masih jauh dari target pada tahun 2030 dan 2050. Yang lebih buruk lagi, investasi diperkirakan sedikit turun pada tahun 2023.

Laporan Building Materials and the Climate yang didukung UNEP, menguraikan tiga solusi: hindari, ubah, dan perbaiki.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Karbon DioksidaPerubahan IklimSektor Bangunan dan KonstruksiUNEP
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Pastikan Data Pemilih Valid KPU Kabupaten Gorontalo Menggelar Bimtek Bagi Pantarlih

Next Post

Banjir Gorontalo, Pedagang Kampung Bugis Pindah Tempat Jualan

Postingan Terkait

Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

15 Mei 2026
Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

15 Mei 2026

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Next Post
Banjir Gorontalo, Pedagang Kampung Bugis Pindah Tempat Jualan

Banjir Gorontalo, Pedagang Kampung Bugis Pindah Tempat Jualan

TERBARU

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

AmsiNews

REKOMENDASI

Pengamatan Hilal 1 Syawal 1441 H di Observatorium Bosscha

Dari Cantrang ke Gillnet

Tantangan Teknologi Penangkapan Ikan yang Efektif dan Ramah Lingkungan

Serap Aspirasi, Amran Anjulangi Diminta Perhatikan Kondisi Jalan Desa Maleo

IUCN: Perikanan Tuna Menuju Pemulihan, Hiu dan Pari Terancam Punah

Indonesia Komitmen 20 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.