Dengan mengukur segala sesuatu mulai dari inti es hingga lingkaran pohon, para ilmuwan dapat melacak konsentrasi gas rumah kaca. Tingkat karbon dioksida berada pada titik tertinggi dalam 2 juta tahun terakhir, sementara dua gas rumah kaca lainnya, metana dan dinitrogen oksida, berada pada titik tertinggi dalam 800.000 tahun.
Mitos 3: Panas Beberapa Derajat Bukan Masalah Besar
Faktanya, kenaikan suhu dalam skala kecil dapat menyebabkan ekosistem yang rentan di dunia menjadi kacau, dan berdampak buruk bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Perjanjian Paris mengenai perubahan iklim bertujuan untuk membatasi kenaikan suhu rata-rata global hingga “jauh di bawah” 2°C, dan sebaiknya 1,5°C, sejak masa pra-industri.
Bahkan ayunan setengah derajat pun bisa membuat perbedaan besar. IPCC menemukan bahwa pada suhu pemanasan 2°C, lebih dari 2 miliar orang akan lebih sering terkena panas ekstrem dibandingkan pada suhu 1,5°C.
Dunia juga akan kehilangan dua kali lebih banyak tanaman dan spesies vertebrata serta tiga kali lebih banyak serangga. Di beberapa daerah, hasil panen akan berkurang lebih dari setengahnya, sehingga mengancam ketahanan pangan.

Jika suhu meningkat sebesar 1,5°C, 70 hingga 90 persen karang, yang merupakan pilar dari banyak ekosistem bawah laut, akan mati. Pada pemanasan 2°C, sekitar 99 persen akan musnah. Hilangnya spesies-spesies tersebut kemungkinan besar akan menyebabkan hilangnya spesies laut lainnya, yang sebagian besar merupakan sumber protein penting bagi masyarakat pesisir.




