Jumat, Mei 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

El Nino Akan Berubah Menjadi La Nina

redaksi
5 Juni 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Februari Berakhir Dengan Panas Ekstrem

Kondisi panas di bulan Februari 2024 melanda berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. FOTO: DARILAUT

Darilaut – Akhir tahun ini, El Nino diperkirakan akan berubah menjadi La Nina. Peristiwa El Nino tahun 2023 dan 2024, turut memicu lonjakan suhu global dan cuaca ekstrem di seluruh dunia, kini menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Laporan terbaru Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), kemungkinan kondisi La Nina akan kembali terjadi pada akhir tahun ini.

Dalam siaran pers WMO, prakiraan terbaru dari WMO Global Producing Centers of Long-Range Forecasts memberikan peluang yang sama (50%) baik untuk kondisi netral maupun transisi ke La Nina selama Juni-Agustus 2024.

Peluang kondisi La Nina meningkat hingga 60% selama Juli-September dan 70% selama bulan Agustus-November. Saat ini, kemungkinan terjadinya kembali El Nino dapat diabaikan.

La Nina mengacu pada pendinginan suhu permukaan laut dalam skala besar di Samudera Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur, ditambah dengan perubahan sirkulasi atmosfer tropis, yaitu angin, tekanan, dan curah hujan.

Dampak dari setiap peristiwa La Nina bervariasi tergantung pada intensitas, durasi, waktu terjadinya La Nina, dan interaksi dengan bentuk variabilitas iklim lainnya.

Di banyak lokasi, terutama di daerah tropis, La Nina menimbulkan dampak iklim yang berlawanan dengan El Nino.

Namun, peristiwa iklim yang terjadi secara alami seperti El Nino Southern Oscillation (ENSO) kini terjadi dalam konteks perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia, yang meningkatkan suhu global, memperburuk cuaca dan iklim ekstrem, serta berdampak pada curah hujan musiman dan pola suhu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: El NinoENSOLa NinaPerubahan IklimWorld Meteorological Organization
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kabupaten Gorontalo Masih Menyumbang Inflasi y-on-y Tertinggi

Next Post

Debunking, Membongkar Delapan Mitos Tentang Perubahan Iklim

Postingan Terkait

Krisis Selat Hormuz, PBB: Pembersihan Ranjau Darat Saja Sulit Apalagi di Laut

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

1 Mei 2026
Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

1 Mei 2026

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Next Post
Semua Bentuk Pencemaran Pelanggaran Terhadap Hak Asasi Manusia

Debunking, Membongkar Delapan Mitos Tentang Perubahan Iklim

TERBARU

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 94P Bergerak di Teluk Carpentaria

Prof Thahir Musa Wafat, Universitas Negeri Gorontalo Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Tiga Fenomena Langit Langka di Bulan Juni dan Juli

Badai Tropis Parah Muifa Bergeser Mendekati Taiwan

Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Pemerintah Kota Gorontalo dan PT Pos Kerja Sama Distribusi Bantuan Sosial

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.