Dekan menegaskan bahwa Expo UMKM tidak boleh dipandang semata sebagai ajang pameran produk. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kewirausahaan yang komprehensif. Mahasiswa diperkenalkan pada tantangan dan peluang dunia usaha melalui sesi talkshow bersama narasumber yang berpengalaman di bidang bisnis. Melalui sesi tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga wawasan praktis yang dapat diterapkan langsung dalam pengembangan usaha mereka.
Talkshow ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Expo UMKM 2025 karena mendorong mahasiswa memahami persoalan pemasaran, strategi keuangan, teknik promosi digital, hingga bagaimana membangun kerja sama bisnis yang berkelanjutan. Dekan berharap para peserta mampu menyerap ilmu tersebut dan menggunakannya sebagai pondasi awal membangun usaha mereka.

Lebih lanjut, kehadiran stand-stand UMKM mahasiswa menjadi bukti bahwa kreativitas generasi muda UNG terus tumbuh. Beberapa stand kerajinan tangan menampilkan pernak-pernik unik bernilai estetika tinggi, sementara stand kuliner menawarkan inovasi rasa yang menarik perhatian pengunjung. Kopi racikan mahasiswa juga menjadi salah satu produk favorit yang menunjukkan bahwa mahasiswa FIS tidak hanya kreatif tetapi juga memiliki kepekaan terhadap tren konsumsi masyarakat saat ini.




