Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dengan Teknologi Bioflok Budidaya Udang Vaname Jadi Ramah Lingkungan, Produktivitas Meningkat

redaksi
29 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Vaname

Udang Vaname. FOTO: DARILAUT.ID

Periset PRBL BRIN, I Gusti Ngurah Permana, mengatakan bahwa dari riset yang dilakukan di Bali, Jawa Timur, dan Banten menunjukkan penerapan teknologi bioflok mampu meningkatkan performa budidaya secara signifikan. 

Menurut Permana tambak-tambak yang dikelola dengan baik, produktivitas mencapai 15–50 ton per hektar persiklus, dengan tingkat kelangsungan hidup udang (survival rate) hingga 98 persen dan rasio konversi pakan/ food convertion ratio (FCR) yang rendah, yakni sekitar 0,9–1,2.

Hasil tersebut menunjukkan efisiensi yang jauh lebih baik dibandingkan sistem konvensional. Selain itu, pertumbuhan harian udang juga relatif tinggi dan stabil, kata Permana.

Periset PRBL BRIN Haryanti menjelaskan bahwa pengelolaan panen parsial yang diterapkan petambak juga memberi ruang tumbuh optimal bagi udang yang tersisa. Ukuran panen akan lebih seragam dan bernilai jual lebih tinggi.

Selain itu, kata Haryanti, komunitas mikroorganisme pembentuk flok seperti mikroba dan mikroalga juga menunjukkan biodiversitas yang baik serta tidak bersifat toksin.

Menurut Periset PRBL BRIN I Ketut Mahardika, tidak semua tambak bioflok otomatis berhasil namun ditentukan oleh komposisi bakteri dan plankton.

Tambak di Bali, misalnya, banyak didominasi bakteri dari kelompok Basilus yang dikenal berperan positif dalam sistem bioflok. Sebaliknya, kata Mahardika, di beberapa lokasi lain ditemukan dominasi bakteri Vibrio, yang berpotensi merugikan bila tidak terkendali.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINPenyakit UdangPerikanan budidayaTambak UdangUdang Vaname
Bagikan54Tweet34KirimKirim
Previous Post

WHO Mendesak Sekolah di Seluruh Dunia Memastikan Pola Makan Sehat Bagi Anak-anak

Next Post

Inflasi Provinsi Gorontalo Desember 2025 Sebesar 2,52 Persen

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Inflasi Provinsi Gorontalo Desember 2025 Sebesar 2,52 Persen

Inflasi Provinsi Gorontalo Desember 2025 Sebesar 2,52 Persen

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit 98W di Utara Indonesia Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Gunakan Layanan Telemedicine Untuk Mencegah Penularan Virus Corona

Tahun 2019, Target Wisatawan Mancanegara ke Sulawesi Utara 200 Ribu Orang

Banjir Terjang Pulau Siau Sulawesi Utara, 9 Orang Meninggal Dunia dan 5 Hilang

Parameter Iklim Masa Lampau Terekam Dalam Arsip Alam

Gempa Kuat M6,4 Guncang Taiwan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.