Selasa, April 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dijadikan Pemain Sirkus, Kini Johnny, Rocky dan Rambo Siap Kembali ke Laut

redaksi
24 April 2022
Kategori : Berita, Orca
0
Dijadikan Pemain Sirkus, Kini Johnny, Rocky dan Rambo Siap Kembali ke Laut

Johnny, lumba-lumba yang diselamatkan dan menjalani masa perawatan dan pemulihan di Umah Lumba Center, Bali. FOTO: DOLPHINPROJECT.COM

“Pada peringatan 52 tahun Dolphin Project (juga diperingati pada Hari Bumi), kami membuat satu harapan: bahwa bersama-sama, kami dapat membantu memastikan bahwa Johnny, Rocky, dan Rambo dikembalikan ke perairan asal mereka,” kata Pendiri dan Direktur Dolphin Project, Ric O’Barry.

Dengan mengadopsi lumba-lumba (atau mengadopsi ketiganya), kita dapat memberi mereka kesempatan terbesar, sekaligus menikmati kebebasan dan mobilitas mereka, kesehatan terbaik dan kebersamaan dengan jenis mereka sendiri.

Sekilas Tentang Johnny

Johnny ditangkap di Laut Jawa dan dibawa dari kota ke kota di Indonesia. Johnny di sirkus keliling dipaksa tampil di kolam plastik.

Pemberhentian berikutnya di kolam renang yang mengandung banyak klorin di Hotel Melka Excelsior di Bali Utara. Selama bertahun-tahun, lumba-lumba tua ini ditahan dan isolasi.

Johnny sangat menderita, termasuk kehilangan penglihatan di satu mata, kerusakan kulit dan cedera pada sirip dada kanannya.

Kondisnya sangat kurus. Pada 2019, Dolphin Project menyelamatkan Johnny dan membawanya ke Umah Lumba Center.

Sejak itu berat dan kekuatannya bertambah, dan menghabiskan hari-harinya menjelajahi laut. Ritme dan suara alaminya mulai kembali.

Bersama dokter hewan dan pengasuh menilai ulang Johnny untuk kemungkinan dilepaskan kembali ke alam liar.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BaliCetaceaDolphin ProjectLumba-lumba
Bagikan40Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dolphin Project, 52 Tahun Melindungi Lumba-Lumba di Seluruh Dunia

Next Post

Bibit 98S Masih Berada di Barat Daya Banten, Samudra Hindia

Postingan Terkait

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

14 April 2026
Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

13 April 2026

Cahaya di Langit Indonesia Jejak Roket Cina Jielong-3

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Jurusan Farmasi FOK UNG dan Fakultas Farmasi Unhas Perkuat Kolaborasi Akademik

Dicky Rahmansyah Dari FMIPA Mahasiswa Berprestasi UNG 2026

Topan Super Sinlaku Akan Melintasi Kepulauan Mariana Utara

Menteri Hukum Minta Standarisasi Global Dalam Pengelolaan Royalti Musik dan Lagu

Next Post
Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia

Bibit 98S Masih Berada di Barat Daya Banten, Samudra Hindia

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Cahaya di Langit Indonesia Jejak Roket Cina Jielong-3

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Jurusan Farmasi FOK UNG dan Fakultas Farmasi Unhas Perkuat Kolaborasi Akademik

Dicky Rahmansyah Dari FMIPA Mahasiswa Berprestasi UNG 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Melanda Eropa, 100 Orang Tewas dan 1300 Hilang

Tiga Peneliti UNG Lolos Pendanaan Kemitraan Australia-Indonesia

Wallace, Kepulauan Aru, Dulu dan Kini

Menangkap Tuna Sambil Bermain Layang-layang

Paus Pembunuh Ditemukan Mati Terdampar di Pulau Maratua

Jutaan Orang Menghadapi Hantaman Badai Dahsyat Melissa di Jamaika dan Karibia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.