Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dijadikan Pemain Sirkus, Kini Johnny, Rocky dan Rambo Siap Kembali ke Laut

redaksi
24 April 2022
Kategori : Berita, Orca
0
Dijadikan Pemain Sirkus, Kini Johnny, Rocky dan Rambo Siap Kembali ke Laut

Johnny, lumba-lumba yang diselamatkan dan menjalani masa perawatan dan pemulihan di Umah Lumba Center, Bali. FOTO: DOLPHINPROJECT.COM

“Pada peringatan 52 tahun Dolphin Project (juga diperingati pada Hari Bumi), kami membuat satu harapan: bahwa bersama-sama, kami dapat membantu memastikan bahwa Johnny, Rocky, dan Rambo dikembalikan ke perairan asal mereka,” kata Pendiri dan Direktur Dolphin Project, Ric O’Barry.

Dengan mengadopsi lumba-lumba (atau mengadopsi ketiganya), kita dapat memberi mereka kesempatan terbesar, sekaligus menikmati kebebasan dan mobilitas mereka, kesehatan terbaik dan kebersamaan dengan jenis mereka sendiri.

Sekilas Tentang Johnny

Johnny ditangkap di Laut Jawa dan dibawa dari kota ke kota di Indonesia. Johnny di sirkus keliling dipaksa tampil di kolam plastik.

Pemberhentian berikutnya di kolam renang yang mengandung banyak klorin di Hotel Melka Excelsior di Bali Utara. Selama bertahun-tahun, lumba-lumba tua ini ditahan dan isolasi.

Johnny sangat menderita, termasuk kehilangan penglihatan di satu mata, kerusakan kulit dan cedera pada sirip dada kanannya.

Kondisnya sangat kurus. Pada 2019, Dolphin Project menyelamatkan Johnny dan membawanya ke Umah Lumba Center.

Sejak itu berat dan kekuatannya bertambah, dan menghabiskan hari-harinya menjelajahi laut. Ritme dan suara alaminya mulai kembali.

Bersama dokter hewan dan pengasuh menilai ulang Johnny untuk kemungkinan dilepaskan kembali ke alam liar.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BaliCetaceaDolphin ProjectLumba-lumba
Bagikan40Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dolphin Project, 52 Tahun Melindungi Lumba-Lumba di Seluruh Dunia

Next Post

Bibit 98S Masih Berada di Barat Daya Banten, Samudra Hindia

Postingan Terkait

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

20 April 2026
BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Next Post
Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia

Bibit 98S Masih Berada di Barat Daya Banten, Samudra Hindia

Komentar tentang post

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

Buoy BPPT Mampu Deteksi Ada Tidaknya Tsunami Pascagempa

2 Kapal Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di WPP 571

Tempo Tegaskan Telah Laksanakan Rekomendasi Dewan Pers, Nilai Gugatan Menteri Pertanian Tidak Berdasar

WTO: Perdagangan Dapat Menjadi Solusi Mengatasi Krisis dan Tantangan Lingkungan

Metode Standar Berskala Global Diperlukan Untuk Penanganan Mikroplastik

Bibit Siklon Tropis 92S Terletak di Selatan Bali

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.