Minggu, Juni 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Diselamatkan Kapal Vietnam dan Berada di Malaysia, Nelayan Anambas Kembali ke Indonesia

redaksi
4 April 2022
Kategori : Berita
0
Diselamatkan Kapal Vietnam dan Berada di Malaysia, Nelayan Anambas Kembali ke Indonesia

Nelayan Anambas. FOTO: KEMLU

Darilaut – Lima nelayan Indonesia asal Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, akhirnya dapat kembali ke kampung halamannya setelah berada di Terengganu, Malaysia.

Kelima nelayan tersebut diselamatkan kapal berbendera Vietnam karena perahu yang digunakan unruk menangkap ikan tenggelam.

Nelayan tersebut masing-masing Jumadi, Mazli, Buhari, Arifin, dan Ridwan. Pada 8 Maret lalu, warga Kepulauan Anambas ini pergi menangkap ikan di laut.

Nahas, cuaca buruk membuat mesin perahu rusak dan karam. Kelima nelayan tersebut, terombang ambing selama satu malam di laut.

Mereka hanya berpegangan pada galon air untuk bisa mengambang.

Saat terombang-ambing, mereka menemukan anjungan minyak lepas pantai yang sudah tidak beroperasi.

Ditempat ini mereka mengambil sisa-sisa makanan yang ada di situ, sekaligus menjadikan tempat itu untuk bernaung.

Mereka akhirnya diselamatkan kapal berbendera Vietnam. Kemudian, kapal Vietnam ini membawa lima nelayan tersebut ke anjungan minyak lain milik Petronas Malaysia.

Lima nelayan ini ditampung sementara di anjungan milik Petronas Malaysia. Setelah itu dibawa ke negeri Terengganu untuk diserahkan kepada Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) setempat.

Sesuai prosedur, pihak APMM melakukan pemeriksaan terhadap kelima nelayan, untuk memastikan mereka tidak dengan sengaja melanggar batas negara dan melakukan illegal, unregulated, and unreported (IUU) fishing di wilayah perairan Malaysia.
Akhirnya, kelima nelayan tersebut dibebaskan dengan alasan kemanusiaan akibat kejadian force majeure yang menimpa mereka, Jumat (1/4).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AnambasKapal TenggelamKepulauan RiauMalaysiaNelayanVietnam
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Survei Korea-Indonesia MTCRC Dukungan untuk Kebijakan Wilayah Laut Cirebon

Next Post

Membatasi Pemanasan Global Butuh Transisi di Sektor Energi

Postingan Terkait

Guterres: Terumbu Karang Sekarat, Stok Ikan Runtuh dan Permukaan Laut Naik

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

7 Juni 2026
KSOP Muara Angke: Perhatikan Agar Sampah Tidak Berserakan

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

7 Juni 2026

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Next Post
Semua Bentuk Pencemaran Pelanggaran Terhadap Hak Asasi Manusia

Membatasi Pemanasan Global Butuh Transisi di Sektor Energi

Komentar tentang post

TERBARU

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

AmsiNews

REKOMENDASI

Ratusan Mahasiswa UNG Menggelar Aksi Mendukung dan Membela Palestina

BKIPM Jakarta Memusnahkan 267 Ekor Ikan Hias Asal Kolombia

Bisnis Telur Penyu Masih Menggiurkan

BRIN dan OceanX Perkuat Riset Global Bidang Oseanografi

UNG Raih 5 Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025

Badai Tropis Terbentuk di Selatan Jawa Tengah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.