Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Diselamatkan Kapal Vietnam dan Berada di Malaysia, Nelayan Anambas Kembali ke Indonesia

redaksi
4 April 2022
Kategori : Berita
0
Diselamatkan Kapal Vietnam dan Berada di Malaysia, Nelayan Anambas Kembali ke Indonesia

Nelayan Anambas. FOTO: KEMLU

Darilaut – Lima nelayan Indonesia asal Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, akhirnya dapat kembali ke kampung halamannya setelah berada di Terengganu, Malaysia.

Kelima nelayan tersebut diselamatkan kapal berbendera Vietnam karena perahu yang digunakan unruk menangkap ikan tenggelam.

Nelayan tersebut masing-masing Jumadi, Mazli, Buhari, Arifin, dan Ridwan. Pada 8 Maret lalu, warga Kepulauan Anambas ini pergi menangkap ikan di laut.

Nahas, cuaca buruk membuat mesin perahu rusak dan karam. Kelima nelayan tersebut, terombang ambing selama satu malam di laut.

Mereka hanya berpegangan pada galon air untuk bisa mengambang.

Saat terombang-ambing, mereka menemukan anjungan minyak lepas pantai yang sudah tidak beroperasi.

Ditempat ini mereka mengambil sisa-sisa makanan yang ada di situ, sekaligus menjadikan tempat itu untuk bernaung.

Mereka akhirnya diselamatkan kapal berbendera Vietnam. Kemudian, kapal Vietnam ini membawa lima nelayan tersebut ke anjungan minyak lain milik Petronas Malaysia.

Lima nelayan ini ditampung sementara di anjungan milik Petronas Malaysia. Setelah itu dibawa ke negeri Terengganu untuk diserahkan kepada Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) setempat.

Sesuai prosedur, pihak APMM melakukan pemeriksaan terhadap kelima nelayan, untuk memastikan mereka tidak dengan sengaja melanggar batas negara dan melakukan illegal, unregulated, and unreported (IUU) fishing di wilayah perairan Malaysia.
Akhirnya, kelima nelayan tersebut dibebaskan dengan alasan kemanusiaan akibat kejadian force majeure yang menimpa mereka, Jumat (1/4).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AnambasKapal TenggelamKepulauan RiauMalaysiaNelayanVietnam
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Survei Korea-Indonesia MTCRC Dukungan untuk Kebijakan Wilayah Laut Cirebon

Next Post

Membatasi Pemanasan Global Butuh Transisi di Sektor Energi

Postingan Terkait

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

7 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

6 September 2026

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Next Post
Semua Bentuk Pencemaran Pelanggaran Terhadap Hak Asasi Manusia

Membatasi Pemanasan Global Butuh Transisi di Sektor Energi

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Foto Spesies Langka Shark Ray di Perairan Gorontalo

KPU Kabupaten Gorontalo Musnahkan 1383 Surat Suara Rusak

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

KLHK Mengamankan 4 Unit Ekskavator di Tambang Emas Tolitoli

Topan Super Mawar Meninggalkan Guam Tanpa Listrik dan Air Bersih

Pertemuan BIMP-EAGA Dipimpin Perdana Menteri Malaysia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.