Obelisk, dibangun oleh Bernd Munsteiner, seorang seniman permata terkenal di dunia, terletak setinggi 14 inci, berukuran 4 inci di atas pondasi dan rata-rata 10.363 karat atau 4,6 pon. Ukuran luar biasa ini membuat Dom Pedro dikenal sebagai permata aquamarine potong-dan-poles terbesar.
Sebuah model “perpecahan yang merugikan” yang meruncing menghadap sisi berlawanan obelisk biru laut membantu merepresentasikan cahaya di dalam permata, memberikan kecerahan dan kecerahan yang mengejutkan pada bagian tersebut.
Munsteiner dianggap sebagai salah satu seniman permata terhebat abad ke-20, “Father of the Fantasy Cut“.
Untuk menghasilkan ukiran permata, dengan memadukan teknik tradisional dan jenis kontemporer.
Terlahir dari keluarga pengukir permata, karya Munsteiner adalah ekspresi dari praktik seni turun temurun.
Pada usia 14 tahun, Munsteiner magang bisnis keluarga dan kemudian menjadi guru di School of Design di Phorzheim, Jerman. Munsteiner lulus sebagai produsen batu dan perhiasan berharga.
Di perguruan tinggi itulah Munsteiner diundang untuk membawa cameo tradisional ke dalam bentuk baru untuk pertama kalinya, dan sejak itu dia memperluas batasan dan mempertanyakan teknik tradisional.
Metode faceting yang dikenal sebagai “Fantasy Cuts” telah memengaruhi modernisasi perkembangan seni permata, dan Dom Pedro Aquamarine mencontohkan gaya kreatifnya.





Komentar tentang post