Dalam forum tersebut Prof. Novianty membawakan materi “Pendekatan Kepemimpinan Transformatif (Transformational Leadership)”, yang menyoroti pentingnya peran pemimpin pendidikan sebagai agen perubahan di tengah tantangan era disrupsi.
Dalam konteks perkembangan teknologi yang semakin pesat, Prof. Novianty menekankan pentingnya kecerdasan manajerial bagi pemimpin pendidikan.
Menurut Prof. Novianty kepala sekolah dan pemimpin pendidikan masa kini harus mampu mengambil keputusan berbasis data dengan didukung oleh literasi digital, kecerdasan emosional (emotional quotient/EQ), serta kecerdasan strategis (strategic quotient/SQ).
“Era disrupsi menuntut pemimpin untuk adaptif, responsif, dan mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem pengelolaan pendidikan secara efektif,” ujarnya.
Selain itu, Prof. Novianty mengulas konsep difusi inovasi sebagai strategi mempercepat penerimaan teknologi baru dalam lingkungan pendidikan.
Dengan memahami pola psikologis masyarakat dalam menerima inovasi, proses transformasi digital di sekolah dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.
Partisipasi dosen UNG dalam seminar internasional ini menjadi bukti pengakuan terhadap kapasitas akademik dan kepakaran di tingkat global. Keterlibatan ini tidak hanya memperkuat jejaring internasional UNG, tetapi juga kontribusi nyata Fakultas Ilmu Pendidikan UNG dalam pengembangan ilmu kepemimpinan pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan.



