Kelomang dan kepiting memiliki peranan penting dalam ekosistem kita. Kelomang memakan semuanya; mulai dari makroalga, kerang, sampai potongan hewan yang mati. Kelomang ini sebagai hewan pembersih.
Sementara kepiting mengonversi nutrien dan mempertinggi mineralisasi, serta meningkatkan distribusi oksigen dalam tanah.
Yoyo tercatat menjadi peneliti tamu di berbagai laboratorium dan museum sejarah alam seperti (Lee Kong Chian Natural History Museum-NUS); Jepang (National Science Museum, Tokyo; Natural History Museum and Institute, Chiba); Perancis (Museum National d’Histoire Naturelle, Paris); dan Amerika Serikat (National Museum of Natural History, Smithsonian Institution, Washington DC).
Selain itu, terlibat dalam berbagai ekspedisi internasional seperti “KUMEJIMA” di Okinawa, Jepang, CMBS (Comprehensive Marine Biodiversity Survey) di Singapura, 2012-dan 2013, dan SJADES (South Java Deep Sea) Indonesia, Singapore 2018.
Ekspedisi SJADES adalah momentum sejarah karena pertama kalinya sebuah riset eksplorasi laut dalam dipimpin oleh peneliti dari Singapura Prof. Peter Ng dan Indonesia Prof Dwi Listyo Rahayu.
Pemberian LIPI Sarwono Award bertujuan untuk memberikan pengakuan kepada tokoh dan pakar di Indonesia yang mengabdikan diri dan pemikirannya dalam memajukan ilmu pengetahuan di Indonesia. Apresiasi ini diberikan kepada peneliti berprestasi dan ilmuwan dalam bidangnya masing-masing.





Komentar tentang post