Darilaut – Konferensi Para Pihak ke-31 (COP31) untuk Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) akan berlangsung tanggal 9 hingga 20 November, Antalya, Turki.
Lebih dari 190 negara akan menghadiri Konferensi iklim tahunan utama PBB — Conference of the Parties – tersebut. Konferensi ini akan berlangsung saat dunia melampaui ambang batas pemanasan 1,5°C yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris.
Pada COP31, Organisasi Meteorologi Dunia atau World Meteorological Organization (WMO) akan terus mendukung para pihak dengan menyediakan observasi dan informasi ilmiah yang otoritatif mengenai kondisi sistem iklim global.
Dukungan ini mencakup peluncuran laporan unggulan State of Climate (Kondisi Iklim) edisi 2026.
Laporan ini mengenai penilaian tahunan berbasis sains mengenai indikator iklim dan dampaknya—yang akan dirilis pada Earth Information Day (Hari Informasi Bumi) tanggal 9 November 2026.
Keterlibatan WMO dalam COP31 selaras dengan agenda aksi Presidensi COP31 yang akan datang.
COP31 juga menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bagaimana penguatan kapasitas dalam bidang meteorologi, hidrologi, dan sains iklim dapat mempercepat tindakan dalam menghadapi perubahan iklim.
Di tahun yang ditandai dengan berbagai peristiwa ekstrem pemecah rekor—yang menimbulkan dampak berantai di seluruh lapisan masyarakat dan ekonomi—serta di tengah fenomena El Niño yang belum pernah terjadi sebelumnya, WMO akan kembali menekankan pentingnya sistem peringatan dini sebagai sarana yang terbukti efektif dan efisien untuk memperkuat ketahanan.




