Darilaut – Hari Pelaut (Day of the Seafarer) yang diperingati setiap tanggal 25 Juni, tahun ini, meluncurkan tema kampanye “Kapal Saya Bebas dari Pelecehan” atau ‘My Harassment-Free Ship’.
Inisiatif ini untuk mempromosikan budaya saling menghormati dan tidak menoleransi perundungan dan pelecehan di laut.
Menurut International Maritime Organization (IMO) atau Organisasi Maritim Internasional, pada tanggal 25 Juni, komunitas maritim global berkumpul untuk merayakan Hari Pelaut.
Hari Pelaut 2025 lebih dari sekadar perayaan—ini seruan untuk bertindak. ” Kapal Saya Bebas dari Pelecehan” tentang mengubah budaya maritim menjadi budaya di mana setiap pelaut merasa aman, dihargai, dan terlindungi di laut.
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang realitas pelecehan di laut, mempromosikan tindakan industri yang proaktif untuk menerapkan kebijakan tanpa toleransi.
Mendorong pelaporan dan akuntabilitas melalui saluran yang aman dan mudah diakses, serta membekali pelaut dengan sumber daya dan dukungan untuk menghadapi dan memerangi pelecehan.
Di Hari Pelaut 25 Juni 2025, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyampaikan pesan ”Para pelaut menjaga kelancaran perdagangan global” – mengirimkan makanan, obat-obatan, dan barang-barang penting ke seluruh dunia.




