Tim menjalankan Research Young Explorer Program (RYEP), yang mengundang mahasiswa untuk bergabung dalam rute transit kapal. Sebanyak 34 mahasiswa Indonesia dan 11 mahasiswa asing berpartisipasi.
Selain itu, kata Nugroho, program open ship di Banda Aceh, Padang, Jakarta, Bali, dan Manado berhasil menarik 1.300 pelajar SD hingga SMA untuk merasakan langsung atmosfer eksplorasi laut.
Nugroho menjelaskan bahwa Ekspedisi BRIN-OceanX 2024 tersebut melibatkan rekrutmen peneliti melalui mekanisme ajakan partisipasi yang terbuka bagi seluruh ilmuwan Indonesia, baik dari BRIN maupun perguruan tinggi.
Dari 23 proposal yang masuk, 12 proposal berhasil lolos seleksi akhir dan ikut dalam pelayaran riset menggunakan kapal OceanXplorer. Rute ekspedisi meliputi jalur dari Sambu menuju utara Sumatra, utara Aceh, barat Sumatra, Jakarta, hingga Bitung.

Survei Terbesar di Indonesia
Direktur Sains OceanX, Mattie Rodrigue menjelaskan bahwa ekspedisi 2024 dibagi dalam lima etape dengan tema multidisiplin. Tahap pertama, fokus pada studi megathrust Sumatra Utara, diikuti dengan survei oseanografi dan keanekaragaman hayati skala besar di perairan Sumatra, hingga eksplorasi ekosistem laut dalam di Sulawesi Utara.
“Saya rasa survei ini salah satu yang terbesar yang pernah dilakukan di Indonesia,” ujarnya.




