Pembahasan selanjutnya, proyek tematik: analisis data, pembaruan proyek, status publikasi, langkah selanjutnya dengan moderator Mattie Rodrigue (OceanX).
Hari pertama workshop dengan tema ke-1 kajian mengenai tsunamigenesis dan zona megathrust: proyek geofisika dan geomorfologi oleh Marina Frederik (BRIN) & Haekel Azief Haridh (Universitas Syiah Kuala).
Tema ke-2 mengenai pengamatan Dinamika Laut, Biogeokimia, Paleoseanografi, Gelombang Internal, dan Akustik Perikanan di Sumatra Bagian Barat dan Laut Andaman-Selat Malaka oleh Agus Atmadipoera (BRIN) dan Prof. Agus.
Tema ke-3 tentang keanekaragaman hayati dan perikanan: menggabungkan perlindungan dan produksi berkelanjutan. Dengan menggunakan metode campuran canggih untuk mengoptimalkan desain kawasan konservasi laut di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP) 572, 573, dan 714, serta keanekaragaman hayati megafauna di Sulawesi Utara oleh Iqbal Herwata (KI), Jimy Kalther (KI) dan Dr. Achmad Sahri (PRO-BRIN; Leg 5 Megafauna).
Tema ke-4 mengenai kelautan tak dikenal: investigasi kompleks gunung laut dan hidrotermal di Pulau Weh Paling Utara dan Zona Retakan Gempa Megathrust Sumatera 2004/2005, studi mikroba dan biosenyawa terkait oleh Ariani Hatmanti (BRIN).




