Pada 2023, luas panen padi diperkirakan sebesar 10,20 juta hektare dengan produksi padi sekitar 53,63 juta ton gabah kering giling.
Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2023 diperkirakan sebesar 30,90 juta ton.
Luas panen padi pada 2023 diperkirakan sekitar 10,20 juta hektare,mengalami penurunan sebanyak 255,79 ribu hektare atau 2,45 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 yang sebesar 10,45 juta hektare.
Produksi padi pada 2023 diperkirakan sebesar 53,63 juta ton gabah kering giling, mengalami penurunan sebanyak 1,12 juta ton gabah kering giling atau 2,05 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 54,75 juta ton gabah kering giling.
Produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sekitar 30,90 juta ton, mengalami penurunan sebanyak 645,09 ribu ton atau 2,05 persen dibandingkan produksi beras di 2022 sebesar 31,54 juta ton.
Sebelumnya, pada Juni 2023, NASA Earth Observatory’s menjelaskan bahwa negara-negara di Pasifik barat seperti Indonesia dan Australia harus bersiap menghadapi fenomena tersebut.
Menurut NASA Earth Observatory’s setelah La Nina tiga tahun berturut-turut, musim semi 2023 menjadi saksi kembalinya El Nino—fenomena iklim alami yang ditandai dengan adanya suhu permukaan laut yang lebih hangat dari biasanya (dan permukaan laut yang lebih tinggi) di Samudra Pasifik tengah dan timur tropis.




