Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

redaksi
6 Agustus 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Pada tahun 2016, kekeringan yang disebabkan oleh El Niño di Ziway Dugda, wilayah Oromia di Ethiopia, menyebabkan kelaparan yang meluas. FOTO: OCHA/UN

Setelah menganalisis 45 negara yang sudah dikategorikan mengalami kerawanan pangan—dan di mana El Niño akan memengaruhi pola curah hujan, suhu, banjir, serta kekeringan secara signifikan—badan tersebut memperkirakan jumlah total orang yang mengalami kerawanan pangan akut akan meningkat dari 225 juta menjadi 274 juta jiwa, atau kenaikan sekitar 22 persen.

Wilayah Amerika Tengah dan Afrika bagian selatan diperkirakan akan menanggung dampak terberat dari cuaca ekstrem, meskipun dampak signifikan juga diprediksi akan terjadi di Afrika bagian timur serta Asia Selatan dan Asia Tenggara.

WFP menekankan beragamnya dampak El Niño: “Beberapa negara sudah mengalami curah hujan di bawah rata-rata, banjir, dan suhu panas yang tidak biasa, sementara negara-negara lain diperkirakan akan menghadapi kondisi yang memburuk selama musim tanam dan panen mendatang.”

Temuan laporan WFP:

• Amerika Latin dan Karibia dapat mengalami salah satu lonjakan terbesar dalam kerawanan pangan, dengan lebih dari 16 juta orang terdampak.

• Amerika Tengah diproyeksikan mengalami peningkatan proporsional terbesar (83,1 persen) dari seluruh wilayah yang dianalisis dalam laporan tersebut.

• Afrika Timur dan Selatan menghadapi risiko besar, terutama di wilayah di mana musim hujan mendatang sangat krusial bagi produksi pangan. Lebih dari 18 juta orang dapat mengalami penurunan ketahanan pangan, yang mencerminkan peningkatan sebesar 26 persen.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Dampak El NiñoDampak KekeringanEl Niño 2026Kelaparan dan Rawan PanganProgram Pangan Dunia PBBWFP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Next Post

Puncak El Niño September dan Desember 2026

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Puncak El Niño September dan Desember 2026

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Nelayan Indonesia Dipaksa Menjaga Kapal Dari Amukan Topan Krathon di Taiwan

Lanal Yogyakarta Menanam 3 Ribu Bibit Mangrove di Bantul

Sinyal Ciri Khas La Nina Lemah di Pasifik Khatulistiwa

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Penderita Diabetes Memiliki Risiko Lima Kali Terkena Katarak

Bibit Siklon Tropis 97S Terletak di Laut Timor

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.