Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Indonesia Dipaksa Menjaga Kapal Dari Amukan Topan Krathon di Taiwan

redaksi
4 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
Nelayan Indonesia Dipaksa Menjaga Kapal Dari Amukan Topan Krathon di Taiwan

Kru di kapal perikanan saat topan Krathon menerjang Taiwan. FOTO: Private Contributor via FOCUSTAIWAN.TW

Darilaut – Meskipun pemerintah daerah di Taiwan telah mengeluarkan perintah evakuasi bagi warganya, termasuk awak kapal perikanan untuk berlindung dari amukan Topan (typhoon) Krathon, banyak nelayan migran dari Indonesia tetap berada di atas kapal. Pemilik kapal yang tidak mematuhi perintah evakuasi tersebut dapat dikenakan denda.

Focustaiwan.tw – Central News Agency (CNA) melaporkan banyak nelayan Indonesia di Kotapraja Donggang Pingtung secara ilegal dipaksa untuk tinggal di kapal penangkap ikan pada hari Kamis (3/10) meskipun pemerintah daerah memerintahkan agar mereka dievakuasi.

Ketua Forum Silaturahmi Pelaut Indonesia (FOSPI) Achmad Mudzakir, mengatakan, nelayan Indonesia di Donggang diperintahkan oleh majikan Taiwan untuk tetap berada di atas kapal untuk menjaga kapal mereka jika angin kencang yang dibawa oleh Krathon merusak tali tambatan, yang akan menyebabkan mereka hanyut ke laut.

Ini termasuk awak kapal penangkap ikan di laut lepas (jauh) dan kru penangkapan ikan pantai, kata Mudzakir kepada CNA.

Menurut Mudzakir, jika ada nelayan Indonesia berada di darat, mereka sedang sholat di masjid atau kontrak mereka telah berakhir dan mereka mencari pekerjaan baru.

Saat topan mendekati dan mendarat di selatan Taiwan, Administrasi Cuaca Pusat (CWA), mengeluarkan peringatan angin kencang untuk Pingtung pada hari Kamis, dengan hembusan tingkat 9-10 tercatat di Semenanjung Hengchun.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Achmad MudzakirForum Silaturahmi Pelaut IndonesiaFOSPINelayanTaiwanTopan Krathon
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Krathon Menerjang Kaohsiung

Next Post

Badai Tropis Krathon Hampir Tidak Bergerak di Daratan Taiwan

Postingan Terkait

Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

31 Mei 2026
BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

31 Mei 2026

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Next Post
Badai Tropis Krathon Hampir Tidak Bergerak di Daratan Taiwan

Badai Tropis Krathon Hampir Tidak Bergerak di Daratan Taiwan

TERBARU

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Timur Laut Kepulauan Talaud

Sistem Peringatan Dini, BMKG Memadukan Teknologi dan Kearifan Lokal

Longsor di Pekalongan Menewaskan 21 Orang

Pemicu Tanah Longsor di Natuna Karena Hujan Ekstrem dan Kemiringan Lereng

Bencana Banjir, Perlu Perhatian Khusus pada Perubahan DAS

Empat Pelaku Bom Ikan Ditangkap di Morowali, Sulawesi Tengah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.