Selanjutnya, pada posisi air surut di titik lokasi antara titik 1 dan titik 2 dan diperoleh hasil Ph 8,6, Salinitas 28, Suhu 28,7 dan fisik terumbu karang dalam keadaan masih berlendir.
Berdasarkan data yang diperoleh, hasil analisis awal menunjukkan terjadinya pemutihan terumbu karang di Sungai Pinang dipicu kadar garam (salinitas) yang dibawah standar untuk terumbu karang.
Kondisi tersebut dipicu debit air yang cukup tinggi dari 3 muara di sekitar perairan tersebut. Sedangkan isu terumbu karang mengalami pemutihan karena faktor kabut asap dapat disimpulkan tidak tepat karenakan fase pemutihan yang terjadi tidak merata dan tingkat kualitas air (Ph) yang terkandung dalam air dalam keadaan normal (tidak asam).
Di samping itu, tim juga menemukan beberapa karang mati dikarenakan aktivitas manusia (terinjak) terutama saat posisi air sedang surut. Tim memprediksi jika proses Pemutihan yang lebih parah bisa terjadi pada lokasi tersebut apabila suhu air melebihi 30 derajat Celcius.*





Komentar tentang post