Jakarta – Untuk meningkatkan sinergi dalam operasi pencarian dan pertolongan, Basarnas Jakarta menggelar latihan di Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu, Kamis (24/10). Latihan ini diikuti berbagai potensi SAR yang ada di Jakarta.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan Latihan SAR Daerah tahun 2019 ini dapat meningkatkan sinergi dan koordinasi antar Stakeholder pencarian dan pertolongan di Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu guna memaksimalkan pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman.
Menurut Hendra, penanganan kecelakaan kapal di perairan Teluk Jakarta belum sepenuhnya berjalan dengan maksimal dan terkoordinir dengan baik. Salah satu faktor karena kurang terpadunya penyelenggaraan Operasi Pencarian dan Pertolongan mulai dari proses evakuasi hingga penanganan korban di Rumah Sakit.
Kemudian, kurangnya kapal nelayan yang memiliki EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon). Padahal, peralatan ini merupakan salah satu kelengkapan wajib yang harus dimiliki oleh setiap kapal agar dapat memudahkan proses pencarian dan pertolongan jika terjadi marabahaya.
Karena itu, latihan SAR Daerah (LATSARDA) 2019 digelar guna meningkatkan kompetensi petugas Pencarian dan Pertolongan dan membina kemampuan kesiapsiagaan dan menguji prosedur pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Selain itu, meningkatkan koordinasi dan kerjasama yang baik antar stakeholder pencarian dan pertolongan di Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu.
Komentar tentang post