Senin, Juni 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Fenomena Upwelling Berkah Bagi Nelayan Indonesia

redaksi
23 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Fenomena Upwelling Berkah Bagi Nelayan Indonesia

Upwelling. GAMBAR: BRIN

Hasil analisis data menunjukkan bahwa keberadaan lapisan termoklin (thermocline) yang terangkat ke atas selama proses upwelling menjadi indikator utama dalam memetakan daerah penangkapan ikan.

Riset ini berhasil mengidentifikasi bahwa wilayah Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara merupakan habitat krusial bagi migrasi dan pemijahan ikan ekonomis penting, termasuk Tuna Sirip Biru Selatan (Southern Bluefin Tuna), Cakalang, dan Tuna Mata Besar.

Selain itu, riset mencatat bahwa sinergi antara Angin Timuran dan fenomena El Niño dapat memperkuat intensitas upwelling, yang secara langsung berdampak pada pelonjakan stok ikan pelagis.

Fenomena ini berimplikasi bagi sektor perikanan. Menurut Widodo fitoplankton diduga akan mulai berkembang pada April-Mei 2026, mulai melonjak pada Juni 2026, dan puncaknya di Juli-Agustus 2026.

Prediksi ini akan menarik keberlimpahan ikan pelagis kecil seperti lemuru di Selat Bali. “Dinamika laut ini sangat dipengaruhi oleh variabilitas iklim. Jika El Niño 2026 terjadi, potensi penguatan upwelling tidak hanya di selatan Jawa, tetapi juga meluas ke wilayah perairan Indonesia lainnya,” ujar Widodo.

Kajian riset tersebut juga menegaskan bahwa dengan meningkatnya risiko kekeringan, yang panjang akibat El Nino, yang mengancam ketahanan pangan dari sumber darat, kemungkinan bisa digantikan oleh sumber pangan dari laut.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: El NinoMusim KemarautermoklinUpwellingWidodo S. Pranowo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Eskalasi Perang AS-Israel vs Iran Meningkat, Saling Serang Fasilitas Nuklir

Next Post

WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang, Lautan Terus Menghangat

Postingan Terkait

WMO Ajak Publik Berpartisipasi di Hari Meteorologi Sedunia 2026

WMO Dibangun di Atas Saling Ketergantungan Global dengan Solusi Bersifat Kolektif

29 Juni 2026
Fakultas Kedokteran UNG Resmi Mendapat Izin Penyelenggaraan Prodi Spesialis Anestesiologi

Fakultas Kedokteran UNG Pertahankan Kelulusan 100 Persen Uji Kompetensi Nasional

29 Juni 2026

Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Timur Laut Morotai

Temuan Ikan Purba Raja Laut di Perairan Pulau Siladen Penting Bagi Konservasi Coelacanth di Indonesia

Next Post
WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang, Lautan Terus Menghangat

WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang, Lautan Terus Menghangat

TERBARU

WMO Dibangun di Atas Saling Ketergantungan Global dengan Solusi Bersifat Kolektif

Fakultas Kedokteran UNG Pertahankan Kelulusan 100 Persen Uji Kompetensi Nasional

Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

AmsiNews

REKOMENDASI

Ketua Komisi III Terima Pengunjuk Unjuk Rasa KUD Dharma Tani

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Proses Penanganan Paus Kogia yang Terdampar di Pandeglang

Drone Catamaran Pemantau Ekosistem Pesisir

Kemenko Kemaritiman Evaluasi Tumpahan Minyak Balikpapan

5 Kampung Deklarasi Hukum Adat Distrik Missol Timur, Luasnya 91 Ribu Hektar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.