“Tahun ini, TUK FPIK mendapatkan alokasi uji kompetensi sebanyak 22 paket, dimana setiap paketnya dibatasi maksimal 30 peserta. Uji Kompetensi ini merupakan kerjasama LSPKP dengan Kementerian Tenaga Kerja,” ujar Ronny, seperti dikutip laman Ipb.ac.id.
TUK FPIK didukung lebih dari 30 asesor kompetensi yang merupakan dosen di FPIK IPB University dan telah tersertifikasi sebagai asesor.
Berbekal fasilitas yang ada dan dukungan asesor yang profesional, TUK FPIK-IPB University siap mengembangkan diri menjadi Tempat Uji Kompetensi untuk memberikan jaminan kompetensi bagi sumberdaya manusia perikanan dan kelautan Indonesia.
Dengan adanya TUK FPIK, menurut Ronny, lulusan tidak hanya mendapatkan ijazah, namun juga sertifikat kompetensi profesi. Sehingga lulusan IPB University siap bersaing kerja di bidang kelautan dan perikanan.*





Komentar tentang post