Sabtu, Mei 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Strategi dan Inovasi Riset Kelautan Indonesia

redaksi
3 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Kapal Pariwisata dengan Desain Kearifan Lokal di Bunaken dan Labuan Bajo

Ekosistem terumbu karang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Inovasi riset kelautan melalui program Coral Reef Rehabilitation and Management Program – Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI) merupakan salah satu solusi strategi riset kelautan.

Karena itu, di tengah isu dan permasalahan sektor kelautan yang sangat kompleks dan dinamis, diperlukan perencanaan strategis untuk menyiapkan diri dalam menghadapi berbagai situasi di masa depan.

Executive secretary COREMAP-CTI yang juga peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Udhi Eko Hernawan, mengatakan, COREMAP-CTI telah membuahkan produk dan infrastruktur untuk mendukung riset kelautan yang kolaboratif di Indonesia.

Menurut Udhi, COREMAP-CTI merupakan program yang didanai oleh Bank Dunia. Terdapat 4 hal yang dilakukan oleh COREMAP-CTI.

Pertama, melakukan pemantauan ekosistem pesisir yang meliputi terumbu karang, padang lamun dan mangrove.

Kedua, penguatan kapasitas lembaga.

Ketiga, komponen riset yang mendukung pada pencapaian target pengelolaan ekosistem pesisir.

Keempat, peningkatan efektivitas kawasan konservasi perairan nasional.

“Dalam hal ini LIPI berperan untuk mengkoordinir berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah dan KKP agar empat komponen yang dilakukan oleh COREMAP-CTI dapat terlaksana mengingat luasnya wilayah lautan Indonesia yang terhampar dari pesisir hingga lautan,” kata Udhi, Kamis (29/7), seperti dikutip dari Oseanografi.lipi.go.id.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Coremap-CTIekosistem pesisirInovasiLIPIP2O LIPIRiset Kelautan
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Manfaat Tulang Ikan Tuna Sebagai Penurun Obesitas

Next Post

Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Pantau 40 Lokasi Mangrove di Indonesia

Postingan Terkait

Hari Internasional Untuk Pembelajaran Digital Berfokus Pada Pendidikan Publik

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

2 Mei 2026
60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

1 Mei 2026

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Next Post
Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Pantau 40 Lokasi Mangrove di Indonesia

Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Pantau 40 Lokasi Mangrove di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

AmsiNews

REKOMENDASI

Misteri Arus di Pantai Selatan Jawa

Badai Tropis Parah Bebinca Mengarah ke Kepulauan Ryukyu Jepang

13 ABK MV Barokah Jaya Tidak Ditemukan

BRIN dan OceanX Perkuat Riset Global Bidang Oseanografi

Ada 50 Ribu Tanaman Dapat Dimakan, Dunia Bergantung pada Beras, Jagung dan Gandum

Topan Gamane Mendarat di Madagaskar Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.