Kepala LIPI Laksana Tri Handoko mengatakan, membahas persoalan danau tidak sebatas menghitung jumlahnya. Sebagai ilustrasi, pengelolaan Danau Toba yang meliputi 7 kabupaten di Sumatera Utara masih menyimpan persoalan eksploitasi danau yang pelik.
“Untuk mengembalikan daya dukung dan keberlanjutan danau perlu didukung pendekatan riset integratif dan holistik dengan berbagai modifikasi dan kolaborasi seluruh pihak,” katanya.
Karena itu, kata Handoko, kerja sama dengan seluruh pihak perlu dilakukan, baik lintas instansi dan lintas disiplin ilmu. Para peneliti perlu berkolaborasi untuk menghasilkan solusi integtarif tanpa menimbulkan problem baru.
Handoko mengatakan salah satu solusi adalah LIPI melalui Pusat Penelitian Limnologi telah menerbitkan buku berseri sebagai upaya menyusun database danau di Indonesia.
Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Ocky Karna Radjasa mengatakan buku Identifikasi Danau Indonesia Seri Sumatera, Seri Jawa-Bali-Nusa Tenggara, Seri Sulawesi, Seri Maluku-Papua, dan Seri Kalimantan diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam menjaga keberlanjutan danau terutama dukungan pada tahapan identifikasi dan luasannya.
Peneliti dari Pusat Penelitian Limnologi LIPI yang juga salah satu tim penyusun buku Aan Dianto, mengatakan penyusunan buku ini berdasarkan citra satelit tahun tertentu. “Jumlah dan luasan danau dapat berubah sesuai dinamika lingkungan,” ujarnya.





Komentar tentang post