Rabu, Juli 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gelombang Panas dan Suhu Tinggi Mengancam Kehidupan Muda

redaksi
9 Agustus 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Gelombang Panas Melanda India

Data GEOS-5 hasil Modeling dan Asimilasi Global di GSFC NASA. GAMBAR: NASA Earth Observatory/JOSHUA STEVENS

Telah terjadi gelombang panas yang mematikan di Amerika Serikat bagian Barat Daya dan Meksiko, Eropa, dan Asia. Studi cepat ilmiah menyalahkan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia dari pembakaran batu bara, minyak, dan gas alam.

Rekor panas satu hari sebelumnya ditetapkan pada 2016 dan 2022. Sejak 3 Juli, setiap hari telah melampaui rekor itu.

Suhu rata-rata global bulan lalu adalah 1,5 derajat Celcius (2,7 derajat Fahrenheit) lebih hangat dari masa pra-industri. Pada tahun 2015, negara-negara di dunia sepakat untuk mencoba mencegah pemanasan jangka panjang — bukan satu bulan atau bahkan bertahun-tahun, tetapi puluhan tahun — yaitu 1,5 derajat lebih hangat daripada masa pra-industri.

Bulan lalu sangat panas, 0,7 derajat Celcius (1,3 derajat Fahrenheit) lebih panas dari rata-rata Juli dari 1991 hingga 2020, kata Copernicus.

Lautan dunia setengah derajat Celcius (0,9 derajat Fahrenheit) lebih hangat dari 30 tahun sebelumnya dan Atlantik Utara 1,05 derajat Celcius (1,9 derajat Fahrenheit) lebih panas dari rata-rata. Antartika mencatat rekor terendah untuk es laut, 15% di bawah rata-rata sepanjang tahun ini.

Sumber: Un.org, Scout.org dan The Associated Press (apnews.com)

Halaman 4 dari 4
Sebelumnya1...34
Tags: Asia SelatanGelombang PanasPerubahan IklimSuhu PanasUNICEF
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Menghindari Topan Khanun, 40 Ribu Peserta Jambore Pramuka Dunia Berangkat Dengan Selamat

Next Post

Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Postingan Terkait

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

7 Juli 2026
Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

7 Juli 2026

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

Hamparan Laut di Pasifik Barat Daya Termasuk Indonesia Semakin Panas, Tutupan Es di Papua Akan Menghilang

Topan Super Bavi Mengarah ke Selatan Jepang dan Pantai Timur Cina

Esai Foto: Cagar Budaya Gorontalo itu Akhirnya Telah Musnah

Gempa Bumi M5,3 Guncang Sangihe

Next Post
Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Komentar tentang post

TERBARU

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

Hamparan Laut di Pasifik Barat Daya Termasuk Indonesia Semakin Panas, Tutupan Es di Papua Akan Menghilang

Topan Super Bavi Mengarah ke Selatan Jepang dan Pantai Timur Cina

AmsiNews

REKOMENDASI

Kota Gorontalo Menggelar Program Makan Bergizi Gratis

Lebih Dari 1.400 Mahasiswa UNG Pengabdian Masyarakat di 93 Desa

Siklon Tropis Senyar Belum Punah, Dapat Menguat dan Berdampak di Kepulauan Riau

Nelayan Kota Gorontalo Terima Bantuan Sarana Penangkapan Ikan

Pengguna Facebook 3 Miliar, Terbanyak Platform Digital Tahun 2023

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.