
Wisatawan Tiongkok di Pulau Lihaga
Upaya penyelamatan dilakukan Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Manado terhadap sejumlah wisatawan Tiongkok di Pulau Lihaga/Gangga, Kabupaten Minahasa Utara.
Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Zona Kamla Manado dari GM MM Travel Leonard Parangan, pada Kamis (27/12) malam, sekira pukul 19.00 Wita, sejumlah wisatawan Tiongkok terjebak cuaca buruk.
Armada boat yang mereka miliki tidak mampu membawa wisatawan dari pulau tersebut karena angin kencang dan gelombang tinggi. Dilaporkan bahwa cuaca di wilayah Sulawesi Utara sejak 3 hari yang lalu dalam keadaan buruk dengan curah hujan tinggi, disertai dengan angin kencang yang menyebabkan badai dan gelombang tinggi.
Bakamla melakukan evakuasi wisatawan Tiongkok ini dengan menggunakan KN Gajah Laut 4804.
Meski gelombang tinggi, proses evakuasi berjalan lancar. Seluruh wisatawan asing berjumlah 93 orang baik pria, wanita, anak-anak dan balita dapat dievakuasi dan tiba di Pangkalan Bakamla Serei pada pukul 23.45 Wita. Selanjutnya kembali ke Manado dengan menggunakan bus.
Tiga Nelayan Minahasa Selatan
Tiga nelayan asal Desa Popareng Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, dilaporkan hilang di perairan pulau Manado Tua. Ketiga nelayan ini masing-masing Arther Winokan (26 tahun), Frangki Kakoti (26 tahun) dan Sisco Siow (25 tahun). Nelayan ini , melaut sejak 27 Desember 2018 sekitar pukul 06.00 Wita.





Komentar tentang post