Data Badan Geologi, sebaran permukiman penduduk yang terlanda guncangan gempa bumi terletak pada Kawasan Rawan Bencana (KRB) gempa bumi menengah hingga tinggi, kata Pusat Vulkanologi.
Lokasi terdekat di Tutuyan secara umum tersusun oleh morfologi dataran pantai yang berbatasan dengan morfologi perbukitan bergelombang hingga terjal.
Daerah tersebut tersusun oleh tanah lunak (kelas E) dan tanah sedang (kelas D) pada morfologi dataran pantai, serta tanah keras (kelas C) pada morfologi perbukitan.
Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa bumi tersebut. Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena meskipun pusat gempa bumi berada di dasar laut, namun kekuatannya tidak dapat mengakibatkan deformasi kerak bumi yang bisa menimbulkan tsunami.
Informasi dari The United States Geological Survey (USGS) di Amerika Serikat, pusat gempa berada pada koordinat 0.391° LU dan 124.830° BT dengan magnitudo (M6,1) pada kedalaman 10 km. Dari data GeoForschungsZentrum (GFZ) di Jerman, menunjukkan bahwa pusat gempa berada pada koordinat 124.92° BT dan 0.23° LU magnitudo (M5,9) pada kedalaman 10 km.
Pusat Vulkanologi merekomendasikan, pertama, masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan dan jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.




