Darilaut – Gempa bumi di dasar laut magnitudo (M6,0) pada kedalaman 10 km di perairan timur Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara, diakibatkan oleh aktivitas zona penunjaman ganda Punggungan Mayu.
“Dengan mekanisme sesar naik yang berarah relatif utara-selatan,” menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rabu (26/2).
Gempa terjadi pada hari Rabu, pukul 05.55.45 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa pada koordinat 124,83° BT dan 0,41° LU, berjarak 45 km Tenggara Tutuyan.
Gempa dirasakan di beberapa daerah, dalam skala MMI (Modified Mercally Intensity): Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, dan Minahasa Tenggara dengan skala intensitas IV MMI.
Sementara itu, daerah Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Kotamobagu, Gorontalo, Minahasa Selatan, Bitung, dan Gorontalo Utara merasakan dengan skala intensitas III MMI. Kemudian di Boalemo, Taliabu, dan Tagulandang merasakan gempa dengan skala intensitas II – III MMI.
Gempa ini, menurut Pusat Vulkanologi, dirasakan di beberapa Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) seperti di Pos PGA Ambang (III-IV MMI) dan Pos PGA Soputan (IV MMI).




